INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 0,83% atau 48 poin ke posisi 5.986 pada akhir perdagangan Jumat (11/05/2018) ini dibandingkan posisi pada satu hari perdagangan sebelumnya di level 5.907.
Penguatan indeks pada hari ini ditopang oleh kenaikan harga 261 saham, terutama saham-saham sektor industri dasar dan saham-saham sektor perdagangan. Selain itu, ada 136 saham turun, 117 saham stagnan dan 112 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp9,3 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp6,89 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp2,41 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp98.000.
Total volume transaksi tercatat sebanyak 88,91 juta lot saham, hasil dari 434.924 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan bersih senilai Rp434,55 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 1,15 juta lot saham.
Sebanyak enam dari sembilan indeks sektoral BEI menguat. Indeks sektor industri dasar mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 2,56% atau 19,41 poin ke posisi 777. Kemudian diikuti oleh indeks sektor perdagangan dan indeks sektor properti yang masing-masing meningkat 2,33% dan 2,2%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah BSDE yang harganya naik 10,2% atau Rp155 menjadi Rp1.675 per unit, LPPF yang harganya meningkat 8,04% atau Rp700 menjadi Rp9.400 per unit dan BBTN yang harganya terangkat 6,99% atau Rp200 menjadi Rp3.060 per unit.
Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah MNCN yang harganya susut 1,91% atau Rp25 menjadi Rp1.285 per unit, TLKM yang harganya terpangkas 1,89% atau Rp70 menjadi Rp3.630 per unit dan SSMS yang harganya turun 1,69% atau Rp20 menjadi Rp1.160 per unit. (Abraham Sihombing)