INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi menguat pada kisaran 5.760-6.002 pada perdagangan Jumat (11/05/2018), setelah pada perdagangan dua hari sebelumnya mampu naik ke posisi 5.907.
“IHSG hari ini cenderung mempertahankan titik support 5.760. Pergerakan indeks di pekan yang pendek ini masih terlihat betapa dalamnya rentang konsolidasi yang wajar,” William Suryawijaya, analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, di Jakarta, Jumat (11/05/2018).
Sementara itu, demikian William, level resistensi 6.002 tampaknya bakal dapat dicapai dalam waktu dekat ini. Upaya IHSG untuk menembus titik resitensi tersebut didukung oleh fundamental perekonomian domestik yang stabil pada saat ini.
William menuturkan, dengan adanya upaya IHSG mempertahankan tren kenaikan pada perdagangan hari ini, maka hal itu dapat dimanfaatkan para pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham pilihan mereka.
William sendiri menyarankan para pelaku pasar untuk mencermati berbagai pergerakan harga saham, yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Telkomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
“Di samping itu, mereka juga diminta untuk mencermati saham-saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Bank Jatim Tbk (BJTM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA),” pungkas William. (Abraham Sihombing)