APP Sinar Mas Intensifikasi Upaya Antisipasi Karhutla Jelang Musim Kemarau di Jambi

Oleh : Dina Astria | Rabu, 09 Mei 2018 - 09:07 WIB

APP Sinar Mas upayakan antisipasi karhutla jelang musim kemarau di Jambi.
APP Sinar Mas upayakan antisipasi karhutla jelang musim kemarau di Jambi.

INDUSTRY.co.id - Jambi - Dalam rangka mengantisipasi Asian Games 2018 yang jatuh pada musim kemarau antara bulan Mei hingga Oktober 2018, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas mengintensifikasi persiapan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah konsesinya, termasuk di area Jambi.

Untuk mewujudkan Asian Games 2018 yang bebas dari api dan asap, APP Sinar Mas telah menyiapkan strategi guna mengantisipasi dan menanggulangi keduanya, yaitu melalui program Strategi Manajemen Penanggulangan Kebakaran Terintegrasi (IFMS) dan Desa Makmur Peduli Api (DMPA). Salah satu unit pemasok APP Sinar Mas yang beroperasi di Jambi, PT Wirakarya Sakti (PT WKS), memaparkan strateginya untuk menanggulangi karhutla melalui kedua program tersebut.

Strategi Manajemen Penanggulangan Kebakaran Terintegrasi (IFMS) di Jambi

Head of Fire Operation Management PT WKS Eldi Ramadanis menyampaikan, “Kami telah mempersiapkan personel terlatih dan perlengkapan yang memadai dalam strategi Manajemen Penanggulangan Kebakaran Terintegrasi. Hal ini adalah realisasi komitmen Zero Fire – Zero Haze dari APP Sinar Mas, terutama selama berlangsungnya Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.”

PT WKS telah menyiapkan sejumlah personel terlatih untuk menangani karhutla. Selain itu, pemantauan api dari ketinggian juga dilakukan melalui menara api yang tersebar di delapan wilayah yang dianggap rawan kebakaran untuk mendeteksi titik api dalam radius 10 kilometer.

Sebanyak 330 personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK) yang tersertifikasi Manggala Agni telah disiagakan untuk melakukan pemadaman. Mereka dilengkapi dengan kendaraan patroli, pompa air, serta truk pemadam.

Penggunaan teknologi juga dilakukan melalui Situation Room yang mengolah data citra satelit untuk deteksi dini kebakaran selama 24 jam secara real time dan tanpa henti di wilayah konsesi.

Untuk menjangkau wilayah yang sulit, disiagakan dua helikopter water bombing yang terdiri dari satu unit heli Mi8 berkapasitas 4.000 liter air, dan satu unit helikopter Bell 412 dengan kapasitas 1.000 liter air.

Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) di Jambi

Untuk pencegahan karhutla dari hulu, sejak akhir 2015 APP Sinar Mas telah menyiapkan kelompok masyarakat yang tergabung dalam program DMPA. Di Jambi, kelompok masyarakat ini tersebar di enam kabupaten meliputi Tanjungjabung Barat, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjungjabung Timur, Tebo, dan Indragiri Ilir.

Head of Social and Security PT WKS Slamet Irianto mengungkapkan, “Program DMPA berfokus pada kegiatan peningkatan kesejahteraan melalui pengelolaan potensi ekonomi yang ada di sekitar desa, baik melalui kegiatan pertanian, peternakan, serta hortikultura, sehingga masyarakat tidak harus membuka lahan secara luas atau merambah hutan. Untuk Jambi, masyarakat cukup memanfaatkan lahan yang ada di desa dan mendapatkan keuntungan dari situ.”

Pola inilah yang menurut Slamet menjadi dasar masyarakat untuk tidak lagi membuka lahan dengan metode bakar. Ia mengungkap, data menunjukkan bahwa di desa-desa yang telah terlibat program DMPA, tercatat penurunan jumlah titik panas dan titik api secara signifikan, yaitu hingga 90-100%, dalam dua tahun terakhir.

Salah satu desa yang telah merasakan dampak positif program DMPA di Jambi adalah Desa Dataran Kempas. Desa ini telah menjadi desa percontohan dan meraih predikat sebagai desa terbaik tingkat provinsi Jambi. Program DMPA yang telah berjalan di Dataran Kempas mencakup, antara lain, produksi pupuk kompos berbahan dasar kotoran sapi dan pelepah sawit dengan rata-rata omzet per bulan yang mencapai Rp1 miliar.

Supari, Pendiri Kelompok Tani Mekar Jaya sekaligus fasilitator dan pengurus program pengolahan kompos, menyatakan bahwa keberhasilan kelompok taninya tak lepas dari kerjasama dengan PT WKS. Mulai dari bantuan berupa sapi dan kandang, hingga pemasaran kompos di mana PT WKS berperan sebagai pengguna produknya.

“Komunikasi dan kolaborasi antara masyarakat dengan perusahaan yang baik inilah yang pada akhirnya membuahkan hasil manis bagi kedua belah pihak,” ungkap Supari.

Hingga Maret 2018, jumlah desa peserta program DMPA di area Jambi mencapai 33 desa, dengan jumlah penerima manfaat program sebanyak 3.108 Kepala Keluarga. Total dana yang telah disetujui dan digulirkan mencapai Rp5,9 miliar, dan disalurkan melalui 15 Badan Usaha Milik Desa (BumDes) dan 18 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

“Dengan strategi dan program yang telah kami siapkan, serta dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran, kami optimis untuk dapat menjaga musim kemarau di Jambi dari potensi karhutla,” tutup Slamet Irianto.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bantuan Pemerintah Korea Selatan

Rabu, 08 April 2020 - 15:51 WIB

Pemerintah Korsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan sebesar 500.000 USD untuk Penanganan COVID-19 di Indonesia

"Keputusan Korea Selatan untuk memberikan bantuan kepada Indonesia menjadi bukti eratnya hubungan kedua negara," tegas Kim. Selain bantuan dari Pemerintah Korsel, perusahaan-perusahaan Korea…

Menkop dan UKM Teten Masduki saat melantik pejabat fungsional Kementerian Koperasi dan UKM sesuai protokol Covid-19

Rabu, 08 April 2020 - 15:45 WIB

Lantik Pejabat Fungsional Sesuai Protokol Covid-19, Menkop dan UKM Minta Seluruh Pejabat Dampingi Koperasi Terdampak Covid-19

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melantik Pejabat Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Utama Suparno dan Pejabat Fungsional Peneliti Ahli Utama Akhmad Junaidi di lingkungan Kementerian Koperasi…

Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB, Direktur Mandiri Syariah Kusman Yandi serahkan bantuan APD. 

Rabu, 08 April 2020 - 15:11 WIB

Mandiri Syariah Serahkan APD dan Masker kepada RS Rujukan Covid-19

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyerahkan bantuan senilai Rp3,05 miliar berupa 2.500 Alat Pelindung Diri (APD) dan 100 ribu masker kepada 105 Rumah Sakit rujukan Covid-19 di seluruh…

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio

Rabu, 08 April 2020 - 15:10 WIB

Jurus Jitu Kemenparekraf Atasi Dampak Covid-19 bagi Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan beberapa langkah strategis untuk mengatasi dampak COVID-19 bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air.

Thai Lion Air Mengoperasikan Penerbangan Misi Kemanusiaan

Rabu, 08 April 2020 - 15:00 WIB

Thai Lion Air Mengoperasikan Penerbangan Misi Kemanusiaan Jakarta – Bangkok

Thai Lion Air (kode penerbangan SL) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terkini penerbangan yang beroperasi melayani misi kemanusiaan dan evakuasi (evacuation and humanitarian assistance)…