INDUSTRY.co.id - Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 1,13% atau 67% ke posisi 5.792 pada akhir perdagangan Jumat (04/05/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.858.

Pelemahan IHSG tersebut dipicu oleh penurunan harga 275 saham yang ditransaksikan, terutama saham-saham sektor keuangan. Selain itu, ada 121 saham mengalami kenaikan harga, 117 saham stagnan dan 111 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar hari ini mencapai Rp7,75 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp5,21 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp2,54 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp26,40 juta.

Sedangkan total volume transaksi tercatat sebanyak 78,79 juta lot saham, hasil dari 335.107 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih senilai Rp842,51 miliar dengan volume transaksi sebanyak 783.817 lot saham.

Delapan dari sembilan indeks sektoral BEI melemah di sepanjang perdagangan hari ini. Indeks sektor keuangan mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 2,2% atau 23,07 poin ke posisi 1.026. Kemudian diikuti oleh indek sektor agrikultur dan indeks sektor pertambangan yang masing-masing susut 1,66% dan 1,45%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah BBTN yang harganya tergerus 9,25% atau Rp270 menjadi Rp2.650 per unit, WIKA yang harganya susut 6,16% atau Rp90 menjadi Rp1.379 per unit dan EXCL yang harganya terpangkas 5,91% atau Rp115 menjadi Rp1.830 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah TRAM yang harganya naik 2,86% atau Rp8 menjadi Rp288 per unit, LPPF yang harganya meningkat 2,4% atau Rp225 menjadi Rp9.600 per unit dan PTBA yang harganya terangkat 2,13% atau Rp70 menjadi Rp3.350 per unit. (Abraham Sihombing)