Presiden Jokowi-Sultan Brunei Bertanding Bulu Tangkis

Oleh : Herry Barus | Jumat, 04 Mei 2018 - 04:38 WIB

Presiden Jokowi dan Sultan Brunei Darussalam HM Sultan Haji Hassanal Bolkiah (Foto Setkab)
Presiden Jokowi dan Sultan Brunei Darussalam HM Sultan Haji Hassanal Bolkiah (Foto Setkab)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo dan Sultan Hassanal Bolkiah beradu kemampuan lewat pertandingan bulu tangkis di GOR Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis petang (3/5/2018) , dengan skor imbang 25-25.

Dalam pertandingan ini, Presiden Jokowi berpasangan dengan legenda bulutangkis Indonesia Alan Budi Kusuma, sementara Sultan Hassanal berpasangan Hendri Saputra.

Pertandingan antarkedua kepala negara ini berlangsung sengit. Presiden Jokowi yang mengenakan kaos oblong putih awal-awal memimpin atas Sultan. Namun, perlahan orang nomor satu di Brunei Darussalam itu menyamakan skor menjadi 10-10. Setelah itu pertandingan berimbang dengan saling mengejar.

Duel semakin sengit saat tim Jokowi diimbangi 20-20 oleh tim Sultan Bolkiah. Kejar-kejaran poin berlangsung hingga skor akhir 25-25 untuk kedua tim.

Jokowi pun langsung angkat raket tidak melanjutkan pertandingan. Jokowi pun digantikan oleh Menko Polhukam Wiranto. Tim Sultan Bolkiah berhasil mengalahkan tim Wiranto dengan skor 21-16.

Pertandingan ini berjalan meriah dengan teriakan dan tepuk tangan dari penonton yang diisi anggota TNI dan para awak media.

Hadir menonton pertandingan perwakilan dari Indonesia dan Brunei Darussalam. Dari Indonesia ada Mensesneg Pratikno, Menlu Retno Marsudi, dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Usai pertandingan, Presiden Jokowi mengatakan persahabatan antar negara ini tidak selalu dilakukan dalam sebuah forum yang formal saja.

Kepala negara menyebutkan, upaya yang dilakukan dengan Sultan Brunei merupakan bagian dari "soft diplomasi".

"Ada yang namanya 'soft diplomasi'. Dan memang saya tahu Sultan Hassanal Bolkiah itu memang hobinya badminton, saya pernah bertanya dan beliau menjawab. Dalam sehari, beliau tiga kali main badminton dan sekali main bisa sampai tiga set. Jadi, waktu di ASEAN Summit, kemudian di Australia dan Singapura, saya mengajak beliau untuk datang ke Indonesia bermain badminton," ujarnya.

Jokowi mengaku mengeluarkan keringat yang cukup banyak dan merasa segar.

"Keringat keluar banyak, tapi yang paling penting tamunya terlayani dan senang. Inilah bagian dari persahabatan antarnegara," kata Presiden.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pinjaman Dana (ist)

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 06:08 WIB

Halo Pemda Tolong di Catat! Ini 4 Syarat Pinjaman PEN Daerah

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (Dirjen PK) Prima Astera menyampaikan ada empat syarat Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Daerah. Pertama, sebutnya, daerah tersebut merupakan…

Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri mengungkap penyimpangan tabung gas subsidi pemerintah tanpa kelengkapan izin usaha dengan modus mengurangi volume tabung gas.

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 02:45 WIB

Ungkap Penyimpangan Gas Subsidi, Bareskrim Tegaskan Kawal Penuh Subsidi Gas Pemerintah

Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri mengungkap penyimpangan tabung gas subsidi pemerintah tanpa kelengkapan izin usaha dengan modus mengurangi volume tabung gas. Para…

Ilustrasi Uang (ist)

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 02:30 WIB

Pemda Perlu Catat! Begini Alur Pinjaman PEN Daerah dan Skema Pembayaran

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan (Dirjen PK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Prima Astera mengatakan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah diberikan hanya kepada Pemerintah…

Uskup Agung Kota Medan, Mgr Kornelius Sipayung, OFM Cap

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 01:29 WIB

Puji Tuhan! Uskup Agung Medan Sembuh dari Covid-19

Medan- Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung dinyatakan sembuh dari Covid-19, setelah dirawat sekitar tiga minggu di RS Rujukan Covid-19 Martha Priska Medan.

Grab Mart dengan MPPA

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 00:07 WIB

Emiten Ritel Gandeng GrabMart Geber Penjualan Online

Penjualan online kini kian marak dan masif. Perusahaan ritel kelas kakap pun, tergiur nimbrung. Bahkan menggandeng aplikasi daring untuk memperkuat kolaborasi.