INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Jokowi membuka secara resmi Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition ke-42 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (2/5/2018).
Dalam sambutannya, presiden Jokowi mengatakan, pemerintah akan memberikan dukungan penuh untuk pengembangan industri migas di tanah air, diantaranya dengan terus mempermudah peraturan investasi di sektor ini.
Jokowi menyebutkan, di masa pemerintahannya, sebanyak 186 peraturan di bidang migas sudah dipangkas oleh pemerintah. Meski demikian diakuinya masih ditemui peraturan untuk melaksanakan investasi dan eksplorasi yang berbelit-belit.
Karena itu, Presiden Jokowi meminta dalam konvensi ini dibahas mengenai peraturan-peraturan mana lagi yang masih dinilai mempersulit investasi di sektor migas.
"Termasuk juga soal penerapan sistem Gross Split yang akan diterapkan terhadap perusahaan-perusahaan yang akan melakukan eksplorasi di Indonesia," ujarnya.
Presiden juga mengingatkan perusahaan migas untuk mengantisipasi perubahan teknologi dan informasi di dunia serta munculnya informasi terbarukan, seperti penggunaan energi listrik dan matahari.
" Saya baca di Bloomberg, permintaan minyak dunia diprediksi bakal menurun sebesar 279 ribu barel perhari karena energi terbarukan tersebut. Di Cina misalnya, akhir tahun 2018 ini akan mengganti semua bus dan transportasi publik dengan yang menggunakan energi listrik," jelasnya.
Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition ke-42 kali ini mengambil tema "Driving Indonesia's Oil and Gas Global Competitiveness" yang menggaris bawahi perlunya upaya meningkatkan kembali daya saing setor hulu mgas Indoneaia di level global sebagai salah satu pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh pemangku kepentingan di sektor tersebut.