PTPN V Catat Produksi TBS 1.180.000 Ton

Oleh : Hariyanto | Senin, 30 April 2018 - 11:12 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Pekanbaru - PT Perkebunan Nusantara V menyatakan kinerja perusahaan yang terus meningkat berdampak pada peningkatan produksi buah sawit atau tandan buah segar (TBS) yang mencapai 1.180.000 ton pada 2017.

"Kinerja perusahaan terus menunjukkan tren positif dengan produksi TBS mencapai 1.180.000 ton atau 4,14 persen diatas RKAP," kata Humas PTPN V Riski Atriansyah di Pekanbaru, Senin (30/4/2018)

Risky menjelaskan berdasarkan rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP), PTPN V pada 2017 lalu mematok produksi TBS sebesar 1.133 ribu ton dari sekitar 86.000 hektare areal perkebunan sawit perusahaan milik negara tersebut.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan 2016, Risky mengatakan produksi TBS perusahaan yang baru-baru ini mendapat pengakuan sebagai perusahaan BUMN yang mengantongi sertifikat ISPO terbanyak di Indonesia juga mengalami peningkatan sebesar 7,37 persen atau lebih tinggi 49 ribu ton.

"Produksi TBS untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan menyentuh angka 20,1 ton per hektare atau meningkat 10,17 persen dibanding 2016," urainya.

Lebih jauh, Risky mengatakan kinerja positif pada produksi TBS juga selaras dengan peningkatan produksi bagian pengolahan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).

Ia menuturkan meskipun produksi CPO pada 2017 lalu tidak sesuai target yang telah ditetapkan, namun tetap jauh lebih tinggi dibanding produksi CPO pada 2016. Pada 2017 ini, PTPN V mencatat produksi CPO berada di angka 498 ribu ton atau meningkat 8,47 persen dibanding 2016.

"Untuk rendemen CPO 20,27 persen atau lebih tinggi 0,33 persen dibanding RKAP 2017," ujarnya.

PTPN V baru-baru ini mendapat pengakuan sebagai BUMN yang mengantongi ISPO terbanyak dari Komisi ISPO dalam penyelenggaraan "2nd International Conference and Expo on ISPO 2018" di Balai Kartini Jakarta baru-baru ini.

Sebanyak 12 pabrik kelapa sawit (PKS) milik perusahaan perkebunan sawit pemerintah, PT Perkebunan Nusantara V telah mengantongi sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Direktur Utama PTPN V Mohammad Yudayat kepada awak media mengatakan PTPN V pertama kali mengantongi sertifikat ISPO pada 2013. Selama empat tahun berturut-turut, perusahaan plat merah itu terus berusaha memenuhi seluruh unsur dan syarat yang ditetapkan hingga 12 PKS kini memperoleh sertifikat kebanggaan perusahaan perkebunan sawit tersebut.

Ia merincikan, ke 12 pabrik kelapa sawit dan kebun pendukungnya yang mengantongi ISPO melalui audit ketat oleh tim independen diantaranya adalah PKS dan Kebun Tandun, Sei Rokan, Sei Pagar, Sei Garo, Sei Galuh, Terantam, Sei Intan, Tanjung Medan, Tanah Putih, Sei Buatan, Lubuk Dalam, dan Sei Tapung.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jaringan Hotel Indonesia Group (HIG) (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 05 Juni 2020 - 01:06 WIB

Hotel Indonesia Group Kerja Sama dengan PHRI Siapkan Standar Operational Hotel New Normal

Jakarta-Hotel Indonesia Group bekerja sama dengan PHRI terapkan standar operasional prosedur untuk era “New Normal”. Penyebaran virus COVID-19 yang terjadi saat ini sangat berdampak bagi…

The Telkom Hub (Foto: Doc Telkom)

Jumat, 05 Juni 2020 - 00:10 WIB

Kinerja Telkom Ciamik Patut Diacungi Jempol

Ekonom dari Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Barat Acuviarta Kartubi, berdasarkan rekapitulasi data terakhir ekonomi makro, pertumbuhan ekonomi makro Indonesia hanya tumbuh 2,97%.…

Menperin Agus Gumiwang

Kamis, 04 Juni 2020 - 22:42 WIB

Kemenperin: Indonesia Masih Menjadi Negara Tujuan Utama Investasi Sektor Industri Manufaktur

Kementerian Perindusterian (Kemenperin) mencatat, selama periode tahun 2015-2019, total nilai penanaman modal asing (PMA) dari sektor industri manufaktur sebesar USD61,5 miliar.

Anand Stanley Presiden Direktur Airbus

Kamis, 04 Juni 2020 - 21:38 WIB

Gantikan Patrick de Castelbajac, Anand Stanley Bos Baru Airbus Asia Pasifik

Anand Stanley resmi menjadi Presiden Airbus Asia Pasifik yang berbasis di Singapura. Anand akan memegang raksasa industri penerbangan tersebut pada 1 Juli 2020 mendatang. Adapun beban Anand…

Gelar Harkopnas 2020 Secara Virtual, Dekopin Menanti Arahan Presiden

Kamis, 04 Juni 2020 - 20:55 WIB

Undang Presiden di Harkopnas Virtual 2020, Nurdin Halid: Covid-19 Momentum Redesain Struktur Ekonomi Negara

Jakarta-Wabah Covid-19 tidak membuat Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mati gaya. Wadah tunggal gerakan Koperasi Indonesia itu berencana menggelar peringatan Hari Koperasi ke-73 pada 12 Juli…