INDUSTRY.co.id - Jakarta-Mulai adanya kenaikan membuka peluang untuk kembali berlanjutnya penguatan pada pasar obligasi dalam negeri. Namun demikian, kenaikan ini kembali harus diuji ketahanannya untuk membuka peluang tersebut.
"Diharapkan sentimen yang ada dapat lebih positif sehingga pasar obligasi dalam negeri dapat memanfaatkannya untuk kembali bergerak positif. Cermati dan waspadai masih adanya berbagai sentimen yang dapat membuat laju pasar obligasi dapat kembali melemah," kata dia di Jakarta, Senin (30/4/2018).
Dikatakan, mulai berkurangnya imbas kenaikan imbal hasil obligasi AS dan mulai tertahannya kenaikan laju USD seiring perkiraan melambatnya pertumbuhan ekonomi AS memberikan dampak positif pda perkembangan pasar obligasi dalam negeri dimana mulai terlihat adanya kenaikan.Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata turun -15,16 bps; tenor menengah (5-7 tahun) naik 1,83 bps; dan panjang (8-30 tahun) turun -15,78 bps.
Laju pasar obligasi mampu kembali bergerak positif. Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo ±10 tahun dengan harga 96,24% memiliki imbal hasil 6,51% atau turun 0,16 bps dari sebelumnya di harga 95,58% memiliki imbal hasil6,67%. Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo ±20 tahun dengan harga 100,14% memiliki imbal hasil 7,49 bps atau turun -0,07 bps dari sehari sebelumnya di harga 99,47% memiliki imbal hasil 7,55 bps.
Pada Jumat (27/4), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price naik 0,46 bps di level 115,59 dari sebelumnya di level 115,16. Sementara itu, rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price naik 0,22 bps di level 108,07 dari sebelumnya di level 107,83. Sementara itu, pergerakan imbal hasil SUN 10Yr berada di level6,82% dari sebelumnya di level 7,08% dan US Govn’t bond 10Yr di level 2,989% dari sebelumnya di level 2,99% sehingga spread di level kisaran383,3 bps lebih tinggi dari sebelumnya 426,7 bps.
Sementara pada laju imbal hasil obligasi korporasi, pergerakannya kembali bergerak naik. Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergeraknaik di kisaran level 8,90%-8,97%. Lalu, obligasi korporasi dengan rating AA untuk tenor 9-10 tahun, imbal hasilnya di kisaran level9,12%-9,20%. Untuk imbal hasil pada rating A dengan tenor 9-10 tahun di kisaran10,55%-10,80%, dan pada rating BBB di kisaran 13,02%-13,07%.