INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Rabu (26/4/2018)  diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung melemah terbatas menguji support pada perdagangan selanjutnya dengan rentan pergerakan 6200-6258. Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya LSIP, TLKM, BBKP, KDSI, UNVR, VIVA, ACES.

"Secara pergerakan teknikal IHSG bergerak melanjutkan pelemahan pasca break out MA5 dan MA20 hingga menguji support +2 standart deviasi regresi. Indikator Stochastic bergerak tertekan dengan bearish momentum dari Indikator RSI membuat peluang menguji support 6200 kian membesar," ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (26/4/2018).

Kemarin, IHSG (-1.24%) turun cukup signifikan -78.51 poin dilevel 6229.63 dimana sektor konsumer (-2.37%) menjadi dalang pelemahan dengan saham UNVR (-5.51%), KLBF (-3.93%) dan GGRM (-2.13%) turun cukup signifikan akibat beberapa outlook saham sektor konsumer pada kuartal pertama dibawah ekspektasi.

"Nilai tukar rupiah melemah mendekati level 14rb diawal sesi perdagangan membuat BI melakukan intervensi hampir 100 poin pada hari ini hingga ditutup pada level 13889. Investor asing tercatat net sell 659.46 Miliar rupiah dengan saham BBRI, UNVR dan ASII menjadi top net sell value investor asing," katanya.

Sementara lanjut dia, Bursa Eropa dibuka sedikit berubah dengan melanjutkan pergerakan yang positif. Indeks Eurostoxx (+0.07%), FTSE (+0.30%), DAX (+0.36%) dan CAC (-0.06%) dibuka terkonsolidasi pada momentum penguatan. Investor sedang memperhatikan tanda bahwa para pejabat BOE sedang mempersiapkan perubahan dalam rencana stimulus untuk pertemuan Juni mereka. Sentimen selanjutnya masih akan ramai dengan laporan kinerja keuangan kuartal pertama ditahun ini yang akan menyita banyak perhatian investor.

 
Mayoritas indeks saham di Asia menguat. Indeks Nikkei (+0.86%), TOPIX (+1.08%), HangSeng (+1.26%) dan CSI (+2.05%) ditutup menguat optimis rata-rata diatas 1%. Tindakan pengetatan pemerintah China yang dispekulasi oleh investor menjadi faktor utama penguatan ekuitas di China.