INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 6210-6219 dan resisten 6348-6355. Pergerakan IHSG tidak mampu bertahan pada garis tren kenaikan yang terbentuk sejak akhir Maret.

Analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada mengatakan, peluang pelemahan pun masih ada dan dapat kembali terjadi jika sentimen di pasar kurang kondusif yang membuat pelaku pasar kembali melakukan aksi jualnya.

"Kembali diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas agar IHSG dapat segera kembali menemukan momentum pembalikan arah naiknya. Namun demikian, tetap waspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah," kata dia di Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Ia sodorkan saham-saham pilihan: UNTR trading buy selama dapat bertahan di atas 37775. Support 37700-37775 Resisten 38250-38375. TBIG trading buy selama dapat bertahan di atas 5325. Support 5250-5325 Resisten 5475-5550.

PRDA trading buy selama dapat bertahan di atas 3340 Support 3320-3340 Resisten 3460-3480. BRPT trading buy selama dapat bertahan di atas 2570. Support 2540-2570 Resisten 2620-2660. TKIM trading buy selama dapat bertahan di atas 9875. Support 9800-9875 Resisten 10125-10200

Kemarin, pelemahan IHSG sebesar 78,51 poin atau 1,25 persen lebih besar dibandingkan pelemahan sebelumnya yang turun 29,55 poin atau 0,47 persen. Pergerakan IHSG di bawah kisaran support 6278-6287.

Pergerakan Rupiah yang kembali melanjutkan pelemahannya, meski sempat menguat tipis, memberikan imbas negatif pada laju IHSG yang kembali mengalami pelemahan. Secara psikologis pun, pelaku pasar cenderung terlihat panik dengan adanya pelemahan tersebut sehingga membuat pelaku pasar cenderung mengamankan posisi. Dengan kata lain, aksi jual masih terjadi. Adanya sejumlah sentimen positif, terutama dari berita-berita aksi korporasi tampaknya tertutupi dengan sentimen pelemahan Rupiah tersebut.

Asing mencatatkan nett sell Rp 659,46 miliar dari sebelumnya nett sell Rp 659,46 miliar.