INDUSTRY.co.id - Jakarta - Setelah kejadian runtuhnya Jembatan Cincin Lama, pemerintah berupaya melakukan pengendalian truk dengan muatan berlebih dan truk yang dimodifikasi sehingga tidak sesuai standar atau disebut ODOL (Over Dimension Over Load). Salah satunya dengan mengaktifkan kembali jembatan timbang. 

“Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan sebelum kejadian Jembatan Cincin Lama telah berkoordinasi dalam rangka penyiapan regulasi pengendalian truk-truk bermuatan lebih. Kami usulkan sanksinya tidak denda tetapi diturunkan kelebihannya,” jelas Menteri Basuki di Jakarta, Rabu (18/4/2018). 

Sementara berkaitan dengan pemeliharaan jembatan, Menteri Basuki menyampaikan dilakukan pemeliharaan rutin dan berkala baik struktur atas seperti kekencangan baut, lantai jembatan hingga pengecatan. 

Selain itu juga dilakukan pemeliharaan struktur bawah jembatan termasuk pencegahan gerusan atau scouring pada pondasi jembatan. Pemeliharaan dilakukan terhadap semua Jembatan dibawah tanggung jawab Kementerian PUPR termasuk jembatan lama seperti Jembatan Cincin Lama.

Jembatan tipe Calendar Hamillton yang ada di jalan nasional berjumlah 179 buah di 26 provinsi. Jembatan tipe tersebut banyak dibangun pada periode tahun 1970 hingga tahun 1990. 

Panjang jembatan CH bervariasi, namun hanya dua jembatan tipe CH yang memiliki panjang diatas 200 meter yakni Jembatan Cincin Lama dan Jembatan Sungai Lubuk Jambi di Provinsi Riau.