INDUSTRY.co.id -Jakarta- Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 6262-6278 dan resisten 6292-6309. Kembali melemahnya IHSG menunjukan masih rentannya pergerakan IHSG dalam menanggapi sentimen yang ada.

Analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada mengatakan, sentimen yang adapun masih cenderung bervariatif sehingga dapat menahan potensi kenaikan IHSG.

"Meski posisi IHSG masih di area oversold dan memiliki potensi rebound namun, akan tertahan dengan adanya aksi jual masif. Tetap waspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah," kata dia di Jakarta, Rabu (18/4/2018).

Ia sodorkan saham-saham pilihan: BBNI trading buy selama dapat bertahan di atas 8900. Support 8825-8900 Resisten 9000-9075. PTBA trading buy selama dapat bertahan di atas 3450. Support 3430-3450 Resisten 3530-3560.
TPIA trading buy selama dapat bertahan di atas 6175. Support 6075-6175 Resisten 6275-6350.

SMBR trading buy selama dapat bertahan di atas 3670. Support 3650-3670 Resisten 3780-3790. PTRO trading buy selama dapat bertahan di atas 2420. Support 2400-2420 Resisten 2480-2520.

Kemarin, pelemahan IHSG sebesar 0,99 poin atau 0,02 persen berada di bawah kenaikan sebelumnya yang menguat 16,42 poin atau 0,26 persen. Pergerakan IHSG bertahan di atas kisaran support 6258-6272.

Kembali adanya aksi jual membuat laju IHSG terkoreksi setelah di awal perdagangan sempat mengalami kenaikan. Pelaku pasar, seperti perkiraan sebelumnya, memanfaatkan kenaikan sebelumnya untuk kembali melakukan aksi jual. Pelemahan inipun terimbas pergerakan sejumlah indeks saham Asia yang cenderung melemah dan juga dibarengi dengan masih melemahnya nilai tukar Rupiah serta masih adanya aksi jual investor asing. Sementara itu, berita-berita positif pada sejumlah emiten tampaknya tidak membuat IHSG mampu bertahan di zona hijaunya.

Asing mencatatkan nett sell Rp 740,37 miliar dari sebelumnya nett sell Rp 551,16 miliar.