INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan 1,54% ke posisi 6.270,32 pada akhir pekan lalu (13 April 2018) dibandingkan posisi pada pekan sebelumnya (6 April 2018) di level 6.175,05.
Performa positif IHSG membuat nilai kapitalisasi pasar BEI pada akhir pekan lalu ditutup positif sebesar 1,59% menjadi Rp6.979,66 triliun dari Rp6.870,15 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata nilai transaksi harian saham di BEI pada pekan lalu juga mengalami peningkatan 16,55% menjadi Rp6,90 triliun dari Rp5,92 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian saham di BEI pada pekan lalu juga naik 12,89% menjadi 9,28 miliar unit saham dari 8,22 miliar unit saham pada pekan sebelumnya.
Di samping itu, rata-rata frekuensi transaksi harian saham di BEI pada pekan lalu juga naik 8,24% menjadi 383.710 kali transaksi dibandingkan sebanyak 354.480 kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Kenaikan level peringkat utang Indonesia menjadi stabil dari sebelumnya positif yang dilakukan oleh lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service (MIS) pada akhir pekan lalu diharapkan akan semakin memberikan tren positif bagi pasar modal Indonesia dan perekonomian domestik, sehingga kepercayaan investor akan meningkat untuk berinvestasi di Indonesia.
Moody's menyatakan, kenaikan level peringkat utang Indonesia karena kerangka kebijakan pemerintah dinilai mengalami peningkatan kredibilitas dan efektivitasnya yang kondusif terhadap stabilitas makroekonomi.
Moody's juga menyatakan kebijakan fiskal dan kebijakan moneter yang hati-hati serta pembuatan penyangga keuangan menguatkan keyakinan lembaga pemeringkat itu terhadap ketahanan pemerintah Indonesia dan kapasitasnya untuk merespon guncangan.
Sepanjang pekan lalu, investor asing kembali membukukan penjualan bersih senilai Rp1,59 triliun. Sehingga sepanjang tahun ini investor asing telah mengakumulasikan penjualan bersih sebesar Rp26,48 triliun. (Abraham Sihombing)