INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 0,79% atau 51 poin ke posisi 6.310 di akhir perdagangan Kamis (12/04/2018) dibanding posisi pada perdagangan satu hari sebelumnya pada level 6.360.

Pelemahan IHSG sore ini disebabkan oleh penurunan harga 233 saham. Disamping itu, sebanyak 147 saham menguat, 133 saham stagnan dan 107 saham tidak ditransaksikan sama sekali. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.289-6.356.

Total nilai perdagangan hari ini di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp6,32 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp4,98 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp1,34 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp1,18 juta.

Total volume transaksinya tercatat sebanyak 84,81 juta lot saham, hasil dari 390.558 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan bersih bernilai Rp752,11 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 1,22 juta lot saham.

Seluruh indeks sektoral pada perdagangan hari ini melemah. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 2,3% atau 30,63 poin ke posisi 1.304. Kemudian diikuti indeks sektor infrastruktur dan indeks sektor konsumer yang masing-masing terpangkas sebesar 1,61% dan 0,88%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers hari ini adalah INTP yang harganya tergerus 5,42% atau Rp1.075 menjadi Rp18.775 per unit, SCMA yang harganya susut 3,9% atau Rp110 menjadi Rp2.710 per unit dan TLKM yang harganya turun 3,1% atau Rp120 menjadi Rp3.750 per unit.

Saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah KLBF yang harganya naik 3,24% atau Rp50 menjadi Rp1.595 per unit, BJBR yang harganya meningkat 1,48% atau Rp30 menjadi Rp2.060 per unit dan TRAM yang harganya terangkat 0,99% atau Rp4 menjadi Rp408 per unit. (Abraham Sihombing)