INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 0,91% atau 59 poin ke posisi 6.302 pada akhir sesi pertama perdagangan Kamis (12/04/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 6.360.
Pelemahan IHSG pada rehat tengah hari ini disebabkan oleh penurunan harga 188 saham, yang mayoritas merupakan saham-saham sektor konsumer. Di samping itu, terdapat pula 139 saham yang mengalami kenaikan harga, 143 saham stagnan dan 150 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp3,27 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp2,43 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp844,35 miliar dan di Pasar Tunai sebesar Rp1,18 juta.
Total volume transaksi pada sesi pertama perdagangan hari ini tercatat sebanyak 52,15 juta lot, hasil dari 223.907 transaksi. Investor asing mencatat penjualan saham bersih bernilai Rp281,50 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 944.741 lot saham.
Sebanyak enam dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor konsumer mengalami penurunan paling dalam, yaitu sebesar 1,62% atau 43,19 poin ke posisi 2.623. Kemudian diikuti oleh indeks sektor infrastruktur dan indeks sektor aneka industri yang masing-masing susut 1,52% dan 1,48%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers siang ini adalah SCMA yang harganya tergerus 3,55% atau Rp100 menjadi Rp2.720 per unit, GGRM yang harganya susut 2,77% atau Rp2.150 menjadi Rp75.350 per unit dan HMSP yang harganya turun 2,65% atau Rp110 menjadi Rp4.040 per unit.
Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah KLBF yang harganya naik 1,62% atau Rp25 menjadi Rp1.570 per unit, TRAM yang harganya terangkat 1,48% atau Rp6 menjadi Rp410 per unit dan BJBR yang harganya meningkat 1,48% atau Rp30 menjadi Rp2.060 per unit. (Abraham Sihombing)