API Berharap Kerjasama TPT Nasional dengan Eropa Rampung Tahun Ini

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 06 April 2018 - 08:45 WIB

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat (Kanan) bersama Kedubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. (Fadli/ INDUSTRY.co.id)
Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat (Kanan) bersama Kedubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. (Fadli/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta -Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) berharap agar pemerintah dapat melakukan penyelesaian pembahasan dalam perundingan Free Traade Agreement (FTA) dengan UE sampai akhir tahun 2018. Paling tidak akslerasi perundingan tetap  dapat dilakukan sehingga di tahun 2019 atau 2020 mendatang kesepakatan FTA sudah dapat dijalankan.

 “Dengan begitu ekspor tekstil saya perkirakan dapat menembus  US$ 15 miliar,” kata Ketua API, Ade Sudrajat, di Jakarta.

Sementara untuk pasar domestik, Ade menduga kinerjanya tidak lebih baik dibandingkan beberapa tahun terakhir. Menurutnya masih lemahnya daya beli masyarakat meningkatkan permintaan TPT. Ade menunjuk memasuki jelang Ramadhan, lazimnya order mulai mengalami peningkatan pesat.

Misalnya di Pasar tekstil Tanang Abang, transasksi perdagangan seharusnya sudah terlihat ramai.Namun,faktanya hal tersebut tidak terjadi. “Perdagangan sama seperti pada siklus Januari-Februari. Masih lesu. Ini anomali yang tidak pernah terjadi dalam beberapa tahun mendatang,” cetusnya.

Ade berpendapat kelesuan  ini dikarenakan kenaikan harga bahan bakar Pertalite dan penghapusan subsidi listrik rumah tangga pada triwulan pertama tahun 2017 lalu. Insentif yang diberikan Kemenperin berupa vokasi kepada personel seperti jajaran manajer hingga operator berjalan baik sehingga meningkatkan skill para pekerja.

Namun insentif fiskal yang dijanjikan Kementerian Keuangan dinilai masih sebatas seremonial saja. Dia berharap ada insentif berupa tax holiday selama 20 tahun bagi investasi baru atau senilai Rp 30 triliun ajuga dibarengi insentif fiskal serupa bagi industri baru yang melakukan investasi misalnya senilai Rp 1 triliun maka tax holiday diberikan sebesar lima tahun.

”Ini akan menggairahkan industri TPT,” kata Ade seraya menambahkan jika penghapusan PPh hanya berdampak kecil karena insentif fiskal tersebut hanya berlaku kepada personal minimal supervisor atau manajer bukan operator.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Tour de Singkarak (Foto Ist)

Selasa, 07 Juli 2020 - 16:00 WIB

Riau Berharap Tour de Siak Digelar November 2020

Dinas Pariwisata Provinsi Riau memperkirakan kerugian industri pariwisata di 12 kabupaten dan kota di Riau akibat pandemi virus corona (Covid-19) mencapai sekitar Rp12 miliar. Karena itu Dinas…

ilustrasi HSBC

Selasa, 07 Juli 2020 - 15:40 WIB

HSBC Dukung Pemulihan Ekonomi, Komut Matthew: Asean Selalu Lebih Kuat Saat Bersatu Ketimbang Berjalan Sendiri

HSBC mendukung perjanjian bersama negara-negara anggota ASEAN untuk meningkatkan kerja sama reformasi dan integrasi dalam rangka membendung dampak kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan oleh…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 07 Juli 2020 - 15:15 WIB

Kabar Gembira Bu Sri Mulyani! BI Sepakat Berbagi Beban Biaya COVID-19, Ini Rinciannya...

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan dampak Covid-19 di bidang ekonomi membuat pemerintah mengubah postur APBN melalui Perpres 72/2020 yang memuat kenaikan belanja, defisit,…

Acara Nikmatnya Sedekah

Selasa, 07 Juli 2020 - 15:15 WIB

Wasilah Sedekah, Nungki Umrah dan Menikah dalam Sebulan

Agar doa segera terkabul, ada amalan yang pastinya harus dilakukan. Seperti ikhtiar untuk meraih cita-cita, begitu pula dengan hajat yang tentu besarnya upaya seorang muslim untuk mencapainya,…

Presiden Joko Widodo

Selasa, 07 Juli 2020 - 14:40 WIB

Jokowi Minta Anak Buahnya Cari Sumber Alternatif Pembiayaan Lain Danai Proyek Tol Trans Sumatera

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk memastikan proyek tol Trans Sumatera mendapatkan pendanaan dari investor.