INDUSTRY.co.id - Purwokerto-Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 6153-6168 dan resisten 6196-6215.

"Dengan asumsi, pelemahan sejumlah bursa saham global mulai mereda maka IHSG pun diperkirakan dapat kembali melanjutkan kenaikannya. Tetap waspadai masih adanya aksi-aksi profit taking yang dapat membuat IHSG kembali melemah," kata analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Kemarin, kenaikan IHSG sebesar 26,13 poin atau 0,42 persen berada di atas pelemahan sebelumnya yang turun 71,92 poin atau 1,15 persen. Pergerakan IHSG hampir mendekati kisaran target area resisten 6184-6198. Pergerakan IHSG yang mampu kembali menguat didukungoleh adanya peningkatan volume beli. Namun demikian, kenaikan ini kembali diuji ketahanannya untuk dapat melanjutkan pergerakan positifnya.

Laju IHSG mampu kembali menguat setelah terimbas kenaikan sejumlah bursa saham global. Pelaku pasar yang sebelumnya terlalu panik berlebihan dengan aksi jualnya kembali memanfaatkan kondisi tersebut untuk masuk pada saham-saham yang telah melemah sebelumnya. Pergerakan Rupiah yang masih cenderung mendatar tidak menghalangi aksi beli tersebut. Namun demikian, kenaikan yang baru saja terjadi masih tertahan sehingga secara intraday perdagangan pergerakannya cenderung sideways.

Asing mencatatkan nett sell Rp 434,61 miliar dari sebelumnya  nett sell Rp 83,73 miliar.

Ia menyodorkan saham-saham pilihan yaitu:TLKM trading buy selama dapat bertahan di atas 3640. Support 3630-3640 Resisten 3710-3750. INTP trading buy selama dapat bertahan di atas 17000. Support 16950-17000 Resisten 17275-17375. UNVR maintain buy selama dapat bertahan di atas 49900. Support 49875-49000 Resisten 50250-51000. WSKT trading buy selama dapat bertahan di atas 2540. Support 2530-2540 Resisten 2620-2650. BBTN maintain buy selama dapat bertahan di atas 3 490. Support 3480-3500 Resisten 3560-3600