INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal kembali tertekan ada perdagangan Kamis (05/04/2018) ini pada kisaran 6.118-6.198 karena dipicu oleh kepanikan investor dalam merespon isu perang dagangan antara Amerika Serika (AS) dengan Cina.
“IHSG tampaknya bakal melanjutkan penurunan. IHSG pada perdagangan kemarin turun 1,16% ke posisi 6.157 karena gagal mempertahankan kisaran support di 6.205-6.218,” ujar Reza Priyambada, analis PT Binaartha Parama Sekuritas, di Jakarta, Kamis (05/04/2018).
Reza mengemukakan, IHSG secara teknikal tampaknya bakal tertekan ke kisaran support 6.118-6.124 pada perdagangan hari ini akibat faktor psikologis pelaku pasar yang cenderung panik berlebihan dalam menanggapi sentimen yang ada saat ini.
“Sentumen negatif akibat isu perang dagang AS dan Cina diprediksi bakal menekan IHSG. Akan tetapi, pelaku pasar diharapkan tidak terlalu panik menanggapi isu tersebut agar tren penurunan indeks dapat lebih terbatas,” papar Reza.
Reza menuturkan, dengan adanya potensi penurunan lanjutan hari ini, para pelaku pasar diharapkan dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengakumulasi saham-saham pilihan mereka.
Sementara itu, Reza merekomendasikan saham-saham yang layak dicermati hari ini, yaitu PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). (Abraham Sihombing)