INDUSTRY.co.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 1,15% atau 72 poin ke posisi 6.157 pada akhir perdagangan Rabu (04/04/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 6.229.
Penurunan IHSG tersebut disebabkan oleh terpangkasnya harga 276 saham. Disamping itu, terdapat pula 120 saham mengalami kenaikan harga, 110 saham stagnan dan 110 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Total nilai transaksi di seluruh segmen pasar BEI hari ini mencapai Rp6,53 triliun. Itu terdiri dari nilai transaksi di Pasar Reguler sebesar Rp1,18 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp1,18 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp1,48 miliar.
Volume perdagangan tercatat sebanyak 86,02 juta lot saham, hasil dari 397.927 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih sebesar Rp83.73 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 1,42 juta lot saham.
Seluruh indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor pertambangan mengalami penurunan paling dalam, yaitu sebesar 2,14% atau 39,73 poin ke posisi 1.819. Kemudian diikuti oleh indeks sektor keuangan dan indeks sektor aneka industri yang masing-masing tergerus 1,78% dan 1,35%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan dan menjadi top losers hari ini adalah BBTN yang harganya tergerus 5,65% atau Rp210 menjadi Rp3.510 per unit, TRAM yang harganya turun 4,42% atau Rp16 menjadi Rp346 per unit dan BBNI yangharganya susut 4,06% atau Rp350 menjadi Rp8.275 per unit.
Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah EXCL yang harganya naik 7,63% atau Rp180 menjadi Rp2.540 per unit, INTP yang harganya meningkat 2,47% atau Rp400 menjadi Rp16.600 per unit dan PWON yang harganya terangkat 1,59% atau Rp10 menjadi Rp640 per unit. (Abraham Sihombing)