INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 6218-6228 dan resisten 6262-6276. Kenaikan yang terjadi memberikan harapan akan adanya kenaikan lanjutan seiring masih adanya sentimen positif dari dalam negeri.

Analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada mengatakan, kenaikan ini masih kembali harus diuji ketahanannya untuk antisipasi kondisi pasar saham regional yang kembali tertahan kenaikannya.

"Tetap waspadai masih adanya aksi-aksi profit taking yang dapat membuat IHSG tertahan kenaikannya," kata dia di Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Ia menyodorkan saham-saham pilihan:UNVR maintain buy selama dapat bertahan di atas 49975. Support 49900-49975 Resisten 50450-50575. ASII trading buy selama dapat bertahan di atas 7475. Support 7450-7475 Resisten 7675-7825. GGRM naintain buy selama dapat bertahan di atas 73325. Support 73250-73325 Resisten 73575-73800. SMGR trading buy selama dapat bertahan di atas 10525. Support 10500-10525 Resisten 10725-10800. PTRO Trading buy selama dapat bertahan di atas 2530. Support 2510-2530 Resisten 2610-2630

Pasca libur panjang Paskah, laju IHSG mampu bertahan positif seiring masih adanya volume beli dengan memanfaatkan masih rendahnya sejumlah harga saham serta anggapan meredanya ketegangan perang dagang AS-Tiongkok untuk sementara waktu. Di sisi lain, pergerakan IHSG terbantukan dengan adanya pergerakan positif Rupiah yang memanfaatkan terapresiasinya JPY terhadap USD. Adanya rilis inflasi yang sedikit lebih tinggi dari bulan sebelumnya direspon positif. 

Laju inflasi selama Maret 2018 sebesar 0,2% secara bulanan dan sebesar 3,4% secara tahunan atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,17% (MoM) dan 3,18% (YoY). Dari sisi pengeluaran, inflasi selama bulan lalu disebabkan oleh kelompok bahan makanan dan transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan.  Adanya peningkatan aktivitas pada kelompok tersebut memberikan sentimen positif di pasar. Asing mencatatkan nett buy Rp 243,98 miliar dari sebelumnya  nett sell Rp 11 miliar.