INDUSTRY co.id - Jakarta-Pada perdagangan Selasa (3/4/2018) diperkirakan pergerakan IHSG akan bergerak menguat tertahan dengan rentan pergerakan 6195-6325.
Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas menyodorkan,
saham-saham yang masih dapat menjadi perhatian diantaranya ANTM, BBNI, INCO, INTP, JSMR, LSIP, PTBA, TLKM, UNTR, WIKA, AGRO, BRPT, ELSA.
"Pergerakan IHSG secara teknikal menguat break out support MA5 dan menguji bearish trend jangka menengah hingga menguji resistance MA20. Indikator RSI dan Stochastic masih memberikan pergerakan yang cenderung terkonsolidasi," kata dia di Jakarta, Selasa (3/4/2018).
Diawal pekan Mayoritas indeks saham di Asia ditutup turun. Indeks Nikkei (-0.31%), TOPIX (-0.44%), CSI (-0.30%) dan KOSPI (-0.07%) melemah diawal pekan. Investor global memasuki kuartal kedua dengan defensif setelah mengalami kuartal pertama terburuk dalam lebih dari dua tahun terakhir. Yen stabil karena para investor mencerna jajak pendapat yang menunjukkan peningkatan dukungan bagi kabinet Perdana Menteri Shinzo Abe.
IHSG (+0.83%) ditutup menguat 51.58 poin dilevel 6240.57 disaat mayoritas indeks saham di Asia melemah diawal pekan. Sektor aneka industri (+2.85%) dan Konsumer (+1.55%) memimpin penguatan dengan saham JSKY (+24.67%), ASII (+3.42%), HMSP (+3.27%), KLBF (+3%) menjadi leader penguatan. Data Indeks pertumbuhan Manufaktur dalam negeri yang rilis stabil sesuai ekspektasi dengan Tingkat inflasi yang terkendali dilevel 0.2% inflasi bulanan dan 3.4% inflasi tahunan menjadi salah satu faktor pendorong penguatan. Meskipun investor domestik memimpin aksi beli disaat investor asing melakukan aksi jual dengan net sell 243.98 Miliar rupiah dengan saham UNTR, ASII, UNVR dan BBCA menjadi top net sell value.
Bursa saham di Eropa mayoritas ditutup karena libur paskah. Fokus minggu ini akan beralih ke data pasar tenaga kerja AS Jumat, yang diperkirakan menunjukkan tingkat pengangguran jatuh ke level terendah sejak 2000. Investor juga menunggu rincian lebih lanjut tentang rencana