INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk. mencatatkan pendapatan sebesar Rp 507 miliar sepanjang 2017 naik tipis dari Rp 503 miliar di tahun 2016.
AB Sadewa, Corporate Secretary PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk menjelaskan, laba kotor mengalami lonjakan kenaikan sebesar 26% atau sebesar Rp
143 miliar.
"Hal ini dikarenakan penjualan produk dengan margin yang lebih tebal, dari long-haul dan mid-haul market (Eropa, Asia Selatan), dan juga kontribusi dari dukungan armada yang dimiliki oleh Perseroan," katanya di Jakarta, Rabu (28/3/2018).
Ia katakan tahun 2017 lalu, target kedatangan wisman ke Indonesia hanya mencapai 14 juta, meleset dari target yang ditetapkan yaitu 15 juta wisman. Hal ini dikarenakan erupsi Gn Merapi yang mulai terjadi di pertengahan November hingga penutupan bandara Ngurah Rai Bali selama 3 hari pada Desember 2017.
"Hal ini yang menjadi tekanan atas target kedatangan wisman dan tentunya juga ikut menekan kinerja Destinasi di kuartal IV 2017," katanya.