Kemenperin Dorong Industri Kuningan Dalam Negeri Manfaatkan Bahan Baku Daur Ulang

Oleh : Ridwan | Senin, 26 Maret 2018 - 17:58 WIB

Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto bersama Ketua Umum GIPELKI Eric Wijaya
Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto bersama Ketua Umum GIPELKI Eric Wijaya

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mendorong pengembangan industri berbasis kuningan nasional agar semakin berdaya saing.

Salah satu upaya strategisnya adalah melalui pemanfaatan daur ulang bahan baku kuningan atau tembaga dari sisa peralatan rumah tangga atau proyek yang sudah tidak terpakai.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto mengatakan, upaya ini sekaligus menjadi wujud untuk pelestarian lingkungan.

"Apalagi dengan perkembangan teknologi yang saat ini modern, kualitas tetap terjaga dengan bahan baku daur ulang ini," ujar Harjanto pada acara Pelantikan Pengurus Gabungan Industri Peleburan Kuningan Indonesia(GIPELKI) di Jakarta, Senin (26/3/2018).

Ia menambahkan, saat ini industri kuningan dalam negeri sudah mampu menghasilkan produk casting(peleburan) dan ekstrusi, di antaranya berupa valve, meteran air, serta produk kawat dan turunannya.

Menurutnya, penggunaan bahan baku yang berasal dari skrap memiliki keunggulan dari sisi efisiensi energi dan nuga pengendalian lingkungan yang lebih sederhana dibandingkan industri logam dasar yang berasal dari logam.

Untuk itu, Kemenperin terus memacu produk-produk yang lebih bernilai tinggi sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

"Masih ada porsi skrap kuningan yang masih dapat diekspor. Dengan keberadaan GIPELKI, kami harapkan dapat memfasilitasi identifikasi kebutuhan bahan baku skrap kuningan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum GIPLEKI Eric Wijaya yang juga Komisaris PT Prima Copper Industri menyampaikan, kebutuhan skrap kuningan untuk industri peleburan kuningan di Indonesia diperkirakan sebanyak 25.000 ton per tahun atau senilai Rp2,5 triliun.

"Dari skrap tersebut, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam GIPELKI telah memproduksi segala jenis produk kuningan dan behasil menjualnya untuk industri dengan merek dunia," ujarnya.

Bahkan, dari produk yang sudah diekspor, telah digunakan untuk industri sanitari kran air, kepala tabung gas elpiji, serta untuk komponen industri elektronika dan industri tekstil seperti kuningan untuk resleting.

"Sampai saat ini sudah ada yang mensuplai kuningan silikon untuk membantu pengrajin kuningan memproduksi barang kualitas tinggi," imbuhnya.

Di luar para pengrajin yang memproduksi produk-produk kuningan secara tradisional, di Indonesia saat ini terdapat 12 perusahaan yang melakukan kegiatan produksi peleburan kuningan dengan skala besar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Ningrum Natasya Sirait SH, Mli. (foto doc usu.ac.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 19:45 WIB

KPPU Tak Berwenang Awasi Kemitraan Sawit

JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dinilai tidak berwenang mengawasi kemitraan inti-plasma yang terjadi di perkebunan kelapa sawit. Pasalnya dasar hukum yang digunakan oleh…

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:35 WIB

Ciptakan SDM Berkualitas, Kemenperin Gandeng Chandra Asri Bangun Politeknik Petrokima

Pemerintah terus berkomitmen untuk pengembangkan industri petrokimia dalam negeri agar semakin berdaya saing di kancah global. Salah satu upayanya melalui penyiapan sumber daya manusia yang…

Hotel Pullman Central Park Jakrta Buka Puasa Bersama (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 18:00 WIB

Pullman Jakarta Central Park Buka Puasa Bersama Ibu Guru Kembar dan Siswa Sekolah Darurat Kartini

Pullman Jakarta Central Park Bersama dengan Ibu Guru Kembar—Rossy dan Rian berbagi kebahagiaan Bulan Ramadhan dengan siswa siswi Sekolah Darurat Kartini yang bertempat di Lodan Ancol Jakarta…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 27 Mei 2019 - 17:10 WIB

Triwulan I/2019, Industri Manufaktur Mampu Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyebutkan, sejumlah industri manufaktur mampu berkinerja di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tahun 2019. Pertumbuhan ekonomi…

Kemenkop dan UKM kerja sama dengan Baznas Berdayakan Zakat

Senin, 27 Mei 2019 - 16:38 WIB

Kemenkop dan Baznas Sepakat Berdayakan Usaha Mikro Melalui Zakat

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati mengatakan, kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bertujuan untuk mewujudkan sinergi dalam memberdayakan usaha…