INDUSTRY.co.id - Semarang- Pameran UMKM tingkat Nasional menampilkan ide craft dan inavest di kota Semarang selama tiga hari (22-25 Maret 2018) di DP Mall lt 1 jalan Pemuda Semarang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing agar bisa bersaing di pasar bebas MEA.

Advertisement

Pameran diikuti sekitar 30 peserta UMKM Kabupaten, Kota dan Provinsi di Indonesia diantaranya dari kota Semarang, kab. Jombang, Depok, Ceribon, Tulung Agung, Pulau Taliabu, Banjarnegara, Serang, Klungkung dan Provinsi Banten dan Jambi dibuka Suwarto mewakili Kadis PMPTSP Kota Semarang.

Produk-produk yang ditampilkan seperti tas, sepatu, batik dan manik-manik yang saat ini lagi ngetrent dan diminati masyarakat Indonesia maupun mancanegara.

Advertisement

Krisna Shoes UMKM salah satu peserta yang difasilitasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten oleh Owner dan Marketing bernama Kristin menyampaikan optimis bahwa produknya yang berupa sepatu, sandal dan tas mampu menembus pasar MEA.

Meskipun rintisan usahanya baru berjalan dua tahun tetapi pengalaman bekerja sudah lebih dari 15 tahun di perusahaan serupa di Tanggerang Jabar. Dikatakan, belum lama ini sudah ada kunjungan tamu dari Afrika, Amerika dan Belgia untuk melihat produknya di Ruko Puri Jaya Blok AA No. 34 Pasarkemis Tanggerang.

Advertisement

Misi usahanya untuk ciptakan lapangan kerja terutama untuk masyarakat sekitarnya dan peningkatan PAD serta memperkenalkan ikon suatu daerah.

Sementara Ir. Hj Maysaroh Mawardi MM Kadis Kop dan UKM Banteng yang mendampingi peserta mengatakan bahwa dinasnya selalu suport UMKM di provinsi Banteng yang jumlahnya 981.000 orang melalui pembinaan, pelatihan, sertifikasi, fasilitas mendapatkan PIRT dan pameran yang mengikutsertakan UMKM di Semarang ini.

Advertisement