INDUSTRY.co.id - Surabaya-Pada perdagangan Selasa (20/3/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat di level
6231  - 6402.

IHSG saat ini sedang berusaha unutk dapat kembali meraih resistance level, sedangkan support level terlihat cukup kuat teruji sehingga proses perjalanan naik dari IHSG dapat kembali berlanjut,

"Potensi kenaikan masih terus ditopang oleh kondisi fundamental perekonomian yang kuat sehingga kepercayaan investor masih cukup tinggi terhadap pasar modal Indonesia, hari ini IHSG berpotensi menguat," kata William Surya Wijaya – Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas di Jakarta, Selasa (20/3/2018).

IHSG (-0.24%) ditutup turun 15.38 poin kelevel 6289.57 dengan sektor aneka industri (-2.11%) dengan saham ASII (-2.35%) kembali melemah mendekati level 7000 pasca data penjualan mobil tahunan bulan februari turun menjadi -0.6% dari 11.1% diperiode sebelumnya.

Sedangkan sektor keuangan (+0.38%) menjadi penahan pelemahan IHSG dengan saham BMRI, BJBR dan BJTM menguat lebih dari 2%. Investor asing terlihat net sell cukup besar 1.11 Triliun rupiah dengan saham ASII, BBCA, BMRI dan TLKM menjadi top net sell value.

Ia menyodorkan saham-saham pilihan yaitu: HMSP, SRIL, BBNI, WIKA, WTON, INDF, ICBP, ASII, BBCA dan BJTM.