Komitmen Lingkungan Terus Dilakukan PT Semen Indonesia

Oleh : Herry Barus | Selasa, 17 Januari 2017 - 19:27 WIB

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)

INDUSTRY.co.id - Jakarta —  Komitmen perubahan lingkungan terus ditunjukkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dengan pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar alternatif untuk menggantikan energi fosil.

"Target penurunan emisi hingga pada 2020 dan mencapai 22%. Sedangkan target pemerintah kurang lebih 13%," kata Direktur Utama PT Semen Indonesia, Rizkan Chandra pada acara konferensi pers di Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Saat ini, menurut Rizkan, komitmen untuk lingkungan tidak hanya dilakukan di sekitar pabrik di Tuban, Jawa Timur. Seluruh wilayah yang akan dibangun pabrik akan dibuat program perubahan lingkungan.

"Prinsipnya, setelah ada penambangan, lingkungan makin diharapkan lebih bagus seperti debit air yang meningkat setelah dibangun pabrik dibanding sebelum ditambang. Untuk rencana pembangunan pabrik di Rembang, komitmen terhadap perubahan lingkungan bisa lebih baik dari pabrik di Tuban," papar Rizkan.

Rizkan mengatakan, dana Corporate Social Responsibility (CSR) khusus lingkungan dari Semen Indonesia untuk wilayah Rembang sampai dengan Desember tahun lalu mencapai 35 miliar rupiah.

"Kami akan meningkatkan keberlangsungan lingkungan disekitar pabrik milik Semen Indonesia. Investor dari Swedia juga berminat membangun industri semen di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, sektor industri yang paling memungkinkan untuk menurunkan emisi di bidang CO2 adalah industri semen dan baja.

"Industri semen dan baja memakai batu bara untuk bahan bakunya. Investasi yang besar memang kita butuhkan dan kita mendorong investor untuk bisa membantu mewujudkan penurunan emisi CO2," kata Sigit.

Sigit menilai, pemberian Insentif akan dievaluasi dan dibicarakan dengan Dirjen Keuangan maupun Dirjen Pajak.

"Upaya penurunan emisi ini bisa juga mengakibatkan dikuranginya atau dihilangkannya biaya pajak," tuturnya. (Hrb)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Agung Podomoro Land (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Mei 2019 - 16:26 WIB

APLN Santuni Seribu Anak Yatim

Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) melalui Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) kembali berbagi dalam keberkahan di bulan yang suci ini dengan memberikan santunan kepada 1.100 anak yatim.…

Sucofindo menggarap jaringan RPMA

Senin, 20 Mei 2019 - 16:23 WIB

Tingkatkan Mutu Pendidikan, SUCOFINDO Berbagi Peralatan Uji Ke Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan berbagi kompetensi, PT SUCOFINDO (Persero) melaksanakan Program Bina Linkungan dengan melakukan kunjungan ke Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Kapolri Tito Karnavian seusai menandatangani Nota Kesepahaman (Foto: Ridwan)

Senin, 20 Mei 2019 - 16:15 WIB

Tingkatkan Pengamanan Sektor Industri, Kemenperin Teken MoU dengan Polri

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Bantuan Pengamanan, Penegakan Hukum, dan Pemanfaatan…

Kerjasama Garuda Indonesia dengan Pegadaian (dok INDUSTRY.co.id)

Senin, 20 Mei 2019 - 16:07 WIB

Garuda Indonesia dan Pegadaian Teken Kerja Sama Komersial dalam Penerbangan Jakarta-Denpasar

PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tentang Penjualan Produk, Layanan di Kanal Distribusi dan Komunikasi Pemasaran sebagai implementasi program…

Kebun sawit (Foto Dok Tribunnews)

Senin, 20 Mei 2019 - 15:30 WIB

Hadapi UE, Indonesia Harus Punya Konsep Kawasan Hutan dan Deforestasi

Para pemangku kepentingan perlu duduk bersama untuk membahas pemahaman kawasan hutan dan deforestasi. Hal itu supaya ada aturan yang tegas dan tidak multitafsir agar tidak setiap ada kegiatan…