Industry.co.id-Jakarta-Diperkirakan diakhir pekan IHSG akan bergerak cenderung mixed mencoba menguat terbatas dengan rentan pergerakan 6285-6375.
Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas Indonesia menyodorkan saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya BSDE, KLBF, LSIP, UNTR, GGRM, TINS, UNVR.
"IHSG break out support lower bollinger bands dan fractal di level 6346 dengan indikasi tekanan lanjutan yang tertahan diakhir pekan melihat Indikator Stochastic dan RSI yang bearish mendekati zona jenuh jual. Target koreksi pola double top berada pada level 6200 menjadi indikasi target koreksi pesimis IHSG saat ini," kata dia di Jakarta, Jumat (16/3/2018).
Mayoritas ekuitas di Asia terlihat mixed dengan ditutup rebound pada zona hijau. Indeks Nikkei (+0.12%) dam TOPIX (+0.02%) bertahan pada zona positif setelah di buka melemah diawal sesi perdagangan. Indeks HangSeng (+0.34%) dan CSI300 (+0.56%) ditutup menguat setelah sempat dibuka gap down.
IHSG (-0.95%) turun signifikan 60.72 poin dilevel 6321.9 disaat mayorias indeks saham di Asia rebound. Sektor Infrastruktur (-2.65%) memimpin pelemahan dengan saham ISAT, PGAS dan TLKM melemah lebih dari 3% pada perdagangan hari ini. Data neraca perdagangan dalam negeri yang rilis diatas ekspektasi dengan Aktifitas Eksport naik menjadi 11.76% dari 8.58% diperiode sebelumnya dengan Aktifitas Import yang turun menjadi 25.18% dari 27.99% diperiode sebelumnya namun tetap masih tinggi memicu kekhawatiran melihat masih defisitnya neraca perdagangan. Investor asing tercatat net sell 635.17 Miliar rupiah dengan saham TLKM, BBRI dan HMSP menjadi top net sell value investor asing.
Bursa Eropa dibuka pada zona positif seiring reboundnnya mayoritas ekuitas Asia ditengah sesi perdagangan. Indeks Eurostoxx (+0.44%), FTSE (+0.27%) dan DAX (+0.48%) dibuka menguat. Investor masih terlihat terus mengukur implikasi perubahan personel baru dalam administrasi Trump dan prospek proteksionisme perdagangan A.S. setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengisyaratkan dukungan untuk dolar yang kuat dan mengambil garis keras di China. Sentimen selanjutnya yang akan menjadi fokus investor diakhir pekan diantaranya Data Produksi industri Jepang keluar diakhir pekan, Data inflasi di kawasan Eropa dan Pertemuan pejabat pemerintah EU27 yang akan membahas posisi Brexit Uni Eropa