INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pemerintah mengakui pelunasan utang tergantung keberpihakan politik terhadap anggaran. Utang Republik Indonesia sebesar Rp4.000 triliun.
Direktur Strategi dan Portfolio Pembiayaan Kemenkeu, Scheneider mengatakan, utang sebesar tersebut jangan dilihat angkanya. Tetapi bagaimana mengelola utang, agar bisa membayarnya.
"Pengelolaan utang sederhananya pinjam Rp4000 triliun, kalau enggak dikelola enggak bisa bayar," kata dia di Jakarta, Kamis (15/3/2018).
Ia menyakini utang bisa lunas. Secara hitungan sederhana. Utang Rp4000 triliun tinggal dibagi dan muncul angka pertahun sebanyak Rp450 triliun. Angka tersebut bisa dilunasi.
Dengan adanya utang ini, ia mewakili pemerintah menjamin keamanan utang luar negeri ini. Maka, masyarakat tidak perlu kawatir pemerintah tidak bisa membayar utang.
Selanjutnya, mengenai utang luar negeri yang terus naik, itu terkait dengan kebijakan budget defisit. "Akan sangat bisa bayar. Kalau dihapus utang, bisa tergantung keinginan politiknya. Saya profesional yang kelola utang. Pastinya utang ini aman," katanya.