INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengimbau masyarakat Indonesia untuk taat membayar pajak sehingga negara memiliki anggaran cukup melakukan pembangunan dan tidak sampai membuat utang ke luar negeri.
Bambang Soesatyo mengatakan hal itu, saat pimpinan DPR RI dan pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI menyampaikan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan ( SPT) Pribadi pajak tahun 2017 di Lobi Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (8/3/2018)
Hadir pada kesempatan tersebut, pimpinan DPR RI, pimpinan fraksi-fraksi dan alat kelengkapan dewan di DPR RI, serta pimpinan Sekretariat Jenderal DPR RI.
Hadir juga pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan dan jajarannya.
"Makin maksimal pajak yang yang dibayarkan oleh masyarakat, maka makin kecil potensi utang ke luar negeri," katanya.
Politisi Partai Golkar ini menegaskan, pendapatan terbesar negara untuk APBN bersumber dari penerimaa pajak.
Bambang menjelaskan, pada APBN 2018, total penerimaan negara sebesar Rp1.897,7 triliun. Dari jumlah tersebut sebanyak Rp1.423 triliun berumber dari target penerimaan dari sektor pajak sebesar Rp1.423 triliun.
"Target penerimaan pajak ini tumbuh sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya," katanya kepada awak media.
Pada kesempatan tersebut, Bambang pun memastikan, seluruh anggota Dewan dan pegawai DPR RI adalah warga negara yang taat pajak, karena membayar pajak sesuai waktunya.
Sementara itu, Dirjen Pajak Robert Pakpahan, berharap target pendapatan negara dari sektor pejak sebesar Rp1.897,7 triliun dapat terrealisasi.
Robert juga mengucapkan terima kasih kepada ketua DPR RI beserta jajarannya yang memberikan contoh baik dalam pembayaran pajak.
"Semoga contoh baik yang dilakukan ketua DPR RI dan jajarannya dapat diikuti oleh masyarakat," katanya.