INDUSTRY.co.id - Jakarta - Tahun 2018 dijadikan PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) untuk menunjukkan kompetensinya di bidang distribusi pulsa tanah air. Memegang lebih dari 15 kluster dengan total 150.000 mitra, MKNT menargetkan untuk memanfaatkan layanan digital guna memperkuat kinerja Perseroan.
Direktur Utama MKNT Jefri Junaedi menyatakan, tahun ini merupakan momentum yang tepat untuk mewujudkan cita-cita Perseroan dalam hal optimalisasi teknologi untuk mendukung efisiensi bisnis.
“Kami menilai tahun 2018 menyimpan prospek bisnis yang sangat potensial. Industri dan penggunaan smartphone yang semakin tinggi akan meningkatkan kebutuhan masyarakat pada komunikasi," ungkap Jefri melalui keterangan resminyang diterima di Jakarta, Minggu (4/3/2018).
Untuk itu, lanjut Jefri, MKNT telah menyiapkan strategi untuk dapat membantu UMKM siap memenuhi kebutuhan komunikasi tersebut. "Kami menargetkan agar tahun ini segala persiapan untuk membangun ekosistem digital di internal perseroan bisa segera rampung dan direalisasikan,” tutur Jefri.
Berdiri sejak tahun 2008, MKNT memiliki bisnis utama di bidang distribusi pulsa dan starter pack untuk produk Telkomsel di Jawa, Bali dan Sumatera. Perseroan bekerjasama dengan operator telekomunikasi PT Telkomsel Indonesia Tbk dalam mendistribusikan voucher isi ulang dengan Produk Ponsel Perseroan, maupun dijual secara retail langsung kepada pengguna.
Secara spesifik, MKNT mengantongi kurang lebih 95% pendapatannya dari bisnis pulsa dan penjualan terbesar untuk gadget berasal dari merk Samsung, Oppo, dan Huawei. Dari sisi kemitraan, MKNT menargetkan untuk meningkatkan jumlah mitra sebesar 16,67% atau menjadi 175.000 mitra. Baru-baru ini, MKNT telah meresmikan penambahan outlet baru di daerah Pondok Gede, Jakarta Timur.
“Sebagai perusahaan yang selalu bersentuhan dengan teknologi, MKNT ditantang untuk terus giat berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan. Karenanya kami berharap, dengan dibangunnya ekosistem digital di dalam perusahaan, hal ini bisa menjadi pembuka jalan bagi kami untuk terus melihat peluang-peluang bisnis baru yang mendatangkan profit lebih tinggi untuk Perseroan,” lanjutnya.
Sepanjang kuartal ketiga tahun 2017, MKNT sukses mencatatkan laba bersih Rp 37,2 miliar, meningkat dari Rp 2,29 miliar atau naik sebesar 1524,45% jika dibandingkan dengan laba bersih pada akhir Desember 2016.