INDUSTRY.co.id - Kendari- Sedikitnya 1.600 hektare lahan tanaman jagung milik petani binaan Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Sulawesi Tenggara (Sultra) kini siap dipanen.
Koordinator Wilayah Gempita Sultra Rustam di Kendari, Selasa (27/2/2018) mengatakan, panen raya di tiga kabupaten sentra tanaman jagung diperkirakan pertengahan Maret 2018.
"Sebenarnya luas lahan yang ditanami mencapai puluhan ribu hektare tetapi yang akan panen bersamaan bulan Maret 2018 seluas 1.600 hektare. Panen jagung akan berlangsung sepanjang tahun ini," kata Rustam.
Tanaman jagung seluas 1.600 hektare yang siap dipanen itu tersebar di Kaupaten Konawe Selatan 800 hektare, Kabupaten Bombana seluas 400 hektare dan Bombana seluas 400 hektare.
Petani jagung tidak harus memikirkan pasaran karena sudah ada pihak ketiga atau investor yang siap menampung jagung hasil panen dengan harga Rp3.000 per kilogram.
Petani jagung Konawe Selatan Darwis (35) kepada awak media mengatakan program menanam jagung tidak ada kendala karena pembeli sudah siap sehingga tidak ada keraguan merugi.
"Bahkan, rugi kalau ada lahan tidur di sekitar kita. Menanam jagung menjanjikan karena pemerintah melalui institusi terkait memberi dukungan sarana pengolahan dan lain lain," kata Darwis.