INDUSTRY.co.id - Jakarta-BNI Syariah semangat dalam mencari dana murah untuk menekan cost of fund atau biaya operasional. Pada 2017, dana murah BNI Syariah mencapai 51,60 persen atau mayoritas.
PLT Direktur Utama BNi Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp29,38 triliun atau 21,2 persen.
"Kenaikan DPK ini di atas industry sebesar 19,8 persen dengan jumlah nasabah 2,5 juta," kata dia di Jakarta, Selasa (27/2/2018).
Lebih lanjut, ia menyebutkan sebagai hasanah banking partner, berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia. Terutama dari sisi pengelolaan keuangan syariah.
Dengan adanya berbagai pendekatan digital dan costumer engagement, pihaknya optimis bahwa perluasan based perbankan syariah dapat terus meningkat.
"Hal ini sejalan dengan komitmen BNI Syariah untuk terus mengikuti perkembangan era digital yang bergerak dinamis," katanya.