Harga CPO Malaysia Diprediksi Bakal Ditopang Kenaikan Harga Minyak Kedelai

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 26 Februari 2018 - 16:27 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga sawit minyak mentah (crude palm oil/CPO) diperkirakan melanjutkan kenaikan yang telah terjadi sejak Jumat (23/02/2018) pekan lalu. Harga CPO tersebut berpotensi menyentuh posisi RM2.572 per ton pada perdagangan Senin (26/02/2018) ini. Harga CPO diperkirakan bakal bergerak di kisaran RM2.510-2.572 per ton.

“Harga CPO hingga kini masih memperoleh sentimen negatif akibat berkurangnya permintaan serta penurunan produksi yang lebih rendah dari ekspektasi. Akan tetapi, kenaikan harga minyak kedelai turut mengangkat harga CPO dan kemungkinan bakal berlanjut hingga akhir perdagangan hari ini,” ujar tim analis Research Department PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Senin (26/02/2018).

Menurut tim analis tersebut, tingkat produksi CPO Malaysia dilaporkan turun 6,4% sepanjang periode 1 – 20 Februari 2018 dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya. Penurunan itu jauh dibawah ekspektasi pasar yang mengharapkan penurunan dua digit.

Sementara itu, harga minyak kedelai kembali menguat pada perdagangan Senin (26/02/18) ini, mengikuti kenaikan harga kedelai yang berada di dekat level tertinggi sepanjang satu tahun terakhir karena kecemasan terhadap gagal panen di Argentina akibat kekeringan. (Abraham Sihombing)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pedagang daging ayam di sebuah pasar tradisional

Senin, 09 Desember 2019 - 08:35 WIB

Timor Leste Tujuan Ekspor Pakan dan Daging Olahan

Surabaya - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus melipatgandakan ekspor produk pertanian termasuk peternakan hingga meningkat tiga kali lipat. Langkah nyata yang ditempuh…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 09 Desember 2019 - 08:23 WIB

IHSG Berpola Naik Cermati Saham-saham Pilihan

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 6089 - 6261 pada perdagangan Senin (9/12/2019). Cermati saham-saham yang direkomondasikan.

Industri Es Krim Tumbuhan di Atas 10 Persen Lima Tahun ke Depan

Senin, 09 Desember 2019 - 08:00 WIB

Industri Es Krim Tumbuhan di Atas 10 Persen Lima Tahun ke Depan

Tetra Pak® Indonesia Indonesia memaparkan tren kunci global dan regional dalam industri es krim pada tahun 2019 di seminar eksklusif konsumen bagi para pemain kunci industri es krim di Jakarta…

Garuda Indonesia

Senin, 09 Desember 2019 - 07:30 WIB

IPW Nilai Pihak Terlibat Kasus Garuda Terlibat KKN

Pihak pihak tertentu jangan berusaha melindungi rombongan Ari Arkhara dengan Undang Undang Kepabeanan. Sebab apa yang dilakukan Dirut PT Garuda dan rombongannya itu adalah penyalahgunaan wewenang,…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 09 Desember 2019 - 07:17 WIB

Awal Pekan IHSG Diprediksi Menguat

Jakarta - Secara teknikal pergerakan IHSG break out Moving Average MA50 di level 6144 sebagai konfirmasi penguatan menguji upper bollinger bands di kisaran 6200. Indikator stochastic bergerak…