Industri Pupuk Komitmen pada Pembangunan Berkelanjutan

Oleh : Herry Barus | Senin, 26 Februari 2018 - 08:59 WIB

Pupuk Indonesia Kembangkan budidaya bawang putih
Pupuk Indonesia Kembangkan budidaya bawang putih

INDUSTRY.co.id - Solo- Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen untuk berperan pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau "sustainable development goals" dengan pendekatan "profit, planet, and people".

"Kegiatan usaha Pupuk Indonesia Grup banyak bersinggungan dengan beragam pemangku kepentingan sehingga Pupuk Indonesia berkomitmen untuk selalu mengedepankan aspek keberlanjutan melalui pendekatan kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial," kata Direktur Teknologi PT Pupuk Indonesia (Persero) M Djohan Safri usai menerima penghargaan "Best Sustainability Report 2016 Category Manufactures" pada ajang Sustainability Reporting Award 2017 yang digelar oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) di Hotel Lor In Solo, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

Ia mengatakan Pupuk Indonesia selalu berupaya mencapai tujuan untuk ikut melaksanakan dan menunjang kebijakan serta program pemerintah khususnya dalam menjamin ketahanan pangan nasional.

"Oleh karena itu, pada tahun ini tema kami adalah 'suistanibility reporting' yang berarti memupuk keberlanjutan menuju ketahanan pangan untuk kesejahteraan bangsa," katanya.

Selain itu, dikatakannya, dua anak perusahaan Pupuk Indonesia yaitu PT Petrokimia Gresik juta berhasil mendapatkan "Commendation for Best Disclosure on Environment Responsibility" dan PT Pupuk Kalimantan Timur mendapatkan "Commendation for Best Disclosure on Waste Management".

"Penghargaan ini merupakan kali ketiga bagi Pupuk Indonesia, sebelumnya tahun 2015 Pupuk Indonesia meraih juara satu, 2016 meraih runner up dan tahun 2017 sebagai pememang juara dalam 'category manufactures' ini," katanya.

Sementara itu, mengenai capaian kinerja, dikatakannya, pada tahun 2017 laba yang dibukukan oleh PT Pupuk Indonesia mencapai sekitar Rp2,3 triliun.

"Saat ini masih dalam proses audit. Tahun ini kami juga ada proyek pabrik pupuk urea di Petrokimia Gresik. Bulan Agustus 2018 harapannya mulai bisa produksi untuk komersial," katanya.

Pihaknya berharap dengan pengoperasian pabrik baru tersebut angka produksi bisa meningkat.

Mengenai volume produksi tahun lalu, dikatakannya, dari total penugasan pemerintah untuk menyalurkan 9.550.000 ton, berhasil terserap 97,4 persen atau setara 9.297.956 ton dengan data masih bersifat "unaudited" atau proses audit.

Total produksi secara keseluruhan pada 2017 sebesar 11.415.118 ton atau naik jika dibandingkan total produksi 2016 sebesar 10.458.617 ton. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pelabunan Kuala Tanjung Layani Pelayaran Peti Kemas Internasional

Senin, 30 Maret 2020 - 22:11 WIB

Robert MP Sinaga: Ekspor Perdana Pelabuhan Kuala Tanjung Merupakan Milestone KTMT

Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal (PMT), anak perusahaan dari PT Pelindo 1 (Persero) melakukan pembukaan rute peti kemas internasional komersial…

Donasi PWI Jaya

Senin, 30 Maret 2020 - 21:10 WIB

PWI Jaya Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu Terdampak COVID-19

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta berpartisipasi dalam upaya penanggulangan wabah virus corona penyebab penyakit COVID-19.

Ilustrasi PHK (ist)

Senin, 30 Maret 2020 - 20:45 WIB

Pengacara Korban PHK Sepihak Ajukan ke Pengadilan Hubungan Industrial

Ditengah pandemi Covid-19, Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) justru melakukan pemecatan sepihak kepada sejumlah tenaga ahli pada Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK) Stunting.…

PGN (ist)

Senin, 30 Maret 2020 - 20:30 WIB

Bantu Penanganan Covid-19, PGN Anggarkan Dana Rp1,3 Miliar

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku subholding gas dan bagian dari BUMN menganggarkan dana sebesar Rp 1,3 Miliar untuk membantu penanganan COVID-19.

Mahasiswi UMN belajar lewat online

Senin, 30 Maret 2020 - 19:32 WIB

UMN Terapkan Aktifitas Bimbingan Kuliah Hingga Sidang Skripsi Dilakukan Secara Online

Wakil Rektor I UMN Bidang Akademik Friska Natalia mengatakan saat ini swluruh aktifitas perkuliahan, bimbingan, hingga sidang magang dan skripsi dilakukan secara online.