INDUSTRY.co.id - Partai Amanat Nasional (PAN) menginginkan sistem Pemilu 2019 dilakukan secara proporsional terbuka. Sistem Pemilu terbuka dinilai lebih mengedepankan prinsip demokrasi.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, prinsip-prinsip demokrasi itu adalah menghargai hak memilih dan dipilih dari setiap warga negara Indonesia.
Menurutnya, sistem pemilu yang menghargai prinsip demokrasi adalah sistem pemilu yang memilih orang sebagai calon anggota legislatif (caleg) dan bukan memilih nomor urut.
Dimana, inti dari demokrasi itu yang berdaulat adalah rakyat. "Rakyat Indonesia saat ini sudah cerdas," kata Zulkifli, kepada wartawan, Jakarta, Jumat (13/1).
Kata Zulkifli, nomor urut Caleg tidak dapat menentukan keterpilihan oleh rakyat saat pelaksanaan Pemilu. Sebab, caleg dengan nomor urut pertama belum tentu mendapat suara terbanyak dan terpilih sebagai anggota dewan.
"Seorang caleg di posisi nomor urut berapa pun, tapi kalau dia dipilih rakyat dan mendapat suara terbanyak atau memenuhi syarat BPP (bilangan pembagi pemilih) maka dia patut menjadi anggota legislatif, baik DPR RI maupun DPRD," terangnya.