INDUSTRY.co.id - Korea Selatan -Pada Desember 2017 lalu, agensi terkenal di Korea Selatan, SM Entertainment mengumumkan kalau mereka akan mengambil langkah hukum terkait aktivitas netizen yang selalu mempengaruhi artis-artis mereka. Aktivitasi tersebut termasuk pelanggaran privasi, penyebaran informasi pribadi dan runor negatif, serta pencemaran nama baik.
Baru-baru ini, agensi yang menaungi boyband EXO, Red Velvet dan Girl's Generation itu mengumumkan terkait langkah hukum yang mereka ambil untuk melindungi artis-artis mereka pada Kamis (22/2) kemarin melalui laman resmi mereka.
SM Entertainment juga mengumumkan kalau sebelum pernyataan resmi mereka pada awal Desember lalu, mereka telah mengambil atas kasus pelanggaran hukum yang mencakup penghinaan terhadap artis-artis mereka serta pencurian informasi pribadi.
Setelah pemberitahuan ini, usaha SM diperkuat dengan banyaknya informasi terperinci dari penggemar. Bersama pengacara mereka, SM saat ini telah mengambil tindakan hukum berdasarkan bukti, termasuk mengajukan tuntutan.
"Secara khusus, agar penyelidikannya efektif, kami tidak dapat mempublikasikan proses investigasi atau kemajuannya. Karena itu, situasi saat ini adalah kami tidak bisa dengan mudah memberi tahu fans tentang proses atau hasilnya dalam waktu singkat," jelas salah satu perwakilan dari SM Entertainment.
SM juga menyatakan bahwa ada puluhan orang yang saat ini sedang diselidiki.
"Agar bisa terus memantau perlindungan bagi artis kami, kami berencana untuk terus aktif melakukan tindakan hukum, jadi kami fans untuk terus membantu," tutup mereka.