INDUSTRY.co.id - Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan menciptakan inovasi berupa aplikasi berbasis digital dengan tanpa biaya investasi. Semuanya hasil karya jajaran karyawan pihaknya.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, investasi teknologi yang sedang digarap ini hampir dipastikan tidak ada.
"Itu hanya biaya rapat-rapat saja, enggak ada investasi yang dikeluarkan untuk teknologi ini," kata dia di Jakarta, Jumat (23/2/2018).
Ia menyebutkan salah satu teknologi yang telah diluncurkan adalah Penggerak Jaminan Sosial Nasional (Perisai). Perisai ini menjadi alat untuk merekrut peserta baru untuk terlibat aktif ke BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, petugas Perisai yang dididik olehnya akan mendapatkan komisi iuran 7,5 persen dan Rp500 ribu tiap memperoleh 50 peserta baru.
"Kita lakukan strategi, kita lakukan transformasi teknologi, salah satunya yang luncurkan aplikasi Perisai. Kita juga luncurkan aplikasi pendaftaran TKI secara online," katanya.