INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) membantu pengembangan bidang ilmu perawatan pesawat terbang dengan menandatangani kesepakatan kerja sama dengan beberapa instansi pendidikan di Tanah Air.

Advertisement

Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto dalam rilis yang diterima di Jakarta, kemarin menyatakan, perjanjian tersebut ditandatangani oleh Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Adisucipto, T. Ken Darmastono, Direktur Politeknik Negeri Medan, M. Syahrudin, Rektor Universitas Suryadarma, Polter Gultom, Direktur Politeknik Negeri Malang, Awan Setiawan, Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Politeknik Negeri Sriwijaya, Drs. Zakaria, M.Pd dan Pembantu Direktur Bidang Kemahasiswaan & Kerjasama Politeknik Negeri Batam, Muslim Ansori.

Iwan mengatakan GMF akan membantu pembentukan silabusnya sehingga dapat disetujui oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan. "Diharapkan setelah lulus, siswanya siap pakai, memiliki basic license dan bisa langsung bekerja," katanya.

Advertisement

Ia menambahkan nantinya lulusan-lulusan instansi pendidikan ini diproyeksikan untuk dapat membantu proyek-proyek ekspansi GMF.

GMF juga telah menandatangani kerja sama perawatan militer sipil dengan TNI AU yang dilakukan oleh Kepala Staff Angkatan Udara Yuyu Sutisna bersama dengan Direktur Utama GMF, Iwan Joeniarto.

Advertisement

Melalui kerja sama ini perawatan pesawat jenis Boeing 737 ini akan diserahkan oleh TNI AU kepada GMF selama lima tahun. Yuyu mengatakan bahwa kerja sama ini memungkinkan untuk bisa diperpanjang.

Iwan Joeniarto juga mengatakan bahwa pihaknya akan membantu TNI AU dalam mengembangkan kapabilitas perawatan pesawat. "Kami akan mengirimkan personil GMF untuk melakukan transfer knowledge agar dapat membantu TNI mandiri dalam merawat pesawatnya. Ini sebuah terobosan baru bagi GMF dan TNI AU," paparnya.

Advertisement

Dalam kerja sama tingkat internasional, GMF juga telah melakukan penandatanganan kesepakatan inisiatif strategis dengan KORR Group untuk pengembangan fasilitas perawatan pesawat di Australia.

Menurut Direktur Utama GMF, Iwan Joeniarto, area Australia dipilih karena memiliki potensi pasar perawatan yang cukup tinggi khususnya dalam bidang "line maintenance".

Iwan mengatakan dari sisi kualitas, GMF dapat bersaing dengan perusahaan MRO kelas dunia lainnya.

"Kami butuh eksistensi di tengah pasar agar dapat menyerap pendapatan yang lebih besar lagi," ucapnya.

Kerja sama lain adalah kemitraan di kawasan Timur Tengah di mana GMF memantapkan diri dengan bermitra dengan GME Aviation yang merupakan grup usaha aviasi yang cukup besar di kawasan Timur Tengah.