INDUSTRY.co.id - Jakarta-Nama Rachmat Saleh di kalangan bankir akan selalu diingat, sebab bankir yang sekarang menduduki jabatan direksi perbankan rata-rata hasil didikan dia.

Advertisement

Syafrizal Dahlan, penulis biografi Rachmat Saleh mengungkapkan, sewaktu dia menjadi Gubernur Bank Indonesia pada 1973, didikan Rachmat Saleh diantaranya mantan Direktur Utama Bank BRI Sofyan Basir dan Asmawi Syam.

"Pada era Rachmat Saleh, penerimaan pegawai dilingkunganya berdasarkan koneksi. Maka ia rubah, dengan satu pintu dengan adanya Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI)," kata dia di Jakarta, Senin (5/2/2018).
 

Advertisement

Menutnya, prestasi dan prestise demikian terutama berkat keberhasilan pembangunan kelembagaan dan pembinaan karakter manusia yang mengelolanya melalui perencanaan karier yang bagus.

"Semasa menjabat Gubernur Bank Indonesia, setiap tahun dia melakukan seleksi ketat untuk memilih 80-100 staf yang akan dikirim ke universitas di Amerika dan Eropa mengambil S2 dan S3," katanya.

Advertisement

Ia katakan, Rachmat juga membawa Bank Indonesia mampu setara dengan bank sentral lainnya. Ketika itu, Bank Indonesia tidak hanya dihormati bank bank sentral Asean, tetapi disegani otoritas moneter negara-negara maju.

"Bank Indonesia disegani di gelanggang internasional  karena kebijakan moneter dan pengawasan perbankannya yang prima dan sejajar dengan otoritas negara maju," katanya.

Advertisement