INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kebijakan industri dalam rangkan peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar global menjadi salah satu kunci utama dalam sektor industri.

Advertisement

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat menghadiri rapat kerja Kementerian Perdagangan 2018 dengan tema "Akselerasi Perdagangan di Era Ekonomi Digital," di Jakarta, Kamis (1/2/2018).

"Indonesia berkontribusi 2,5 persen pada pertumbuhan global, paling tinggi di ASEAN dan nomor lima di dunia. Hal ini membuktikan Indonesia memiliki pengaruh besar di dunia internasional," ujar Menperin.

Advertisement

Ia menambahkan, Asean dan Eropa merupakan mitra strategis bagi Indonesia guna membangun perekonomian yang saling menguntungkan.

"Untuk itu, kami mendorong agar industri Indonesia bisa terintegrasi pada value chaindi tingkat Asean, terutama di sektor yang potensial seperti otomotif, elektronika, serta makanan dan minuman," terangnya.

Advertisement

Apalagi, lanjutnya, ketiga sektor industri tersebut tengah dipacu daya saingnya oleh sejumlah negara karena saat ini dinilai siap menerapkan sistem Industry 4.0.

"Kami meyakini Asean akan menjadi kawasan yang mampu memimpin sebagai future of production, dengan basis internet of everythingsabagai infrastruktur utamanya," ungkap Airlangga.

Advertisement

Hal ini lantaran Asean memiliki potensi pada pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil. "Selain itu, didukung dengan populasi penduduk usia muda, kelas menengah yang tumbuh, infrastruktur digitalnya berkembang, transformasi industri kecil dan menengah ke arah digital, serta konektivitas antarmanusia," imbuhnya.

Menteri Airlangga menyebutkan, ketiga sektor industri nasional seperti otomotif, elektronika, serta makanan dan minuman telah memiliki keunggulan yang kompetitif di kancah global. Oleh karenanya, terus didorong untuk memperluas pasar ekspor.

"Apalagi, industri makanan dan minuman sangat banyak di dalam negeri, mulai dari tingkat kabupaten, bahkan sudah ada yang go international," katanya.

Di tengah perkembangan era digital, industri elektronika lokal juga berpeluang tumbuh."Sedangkan, di sektor otomotif, selain kita punya domestik market yang kuat, Indonesia telah menjadibasis produksi dari beberapa perusahaan otomotif dunia," tutur Airlangga.