INDUSTRY.co.id - Semarang - Rencana Pemerintah Kota Semarang mengubah Semarang Outer Ring Road (SORR) Segmen Mangkang-Arteri Yos Sudarso menjadi tol mendapat dukungan. Selain akan mengurai kemacetan, tol yang juga difungsikan sebagai tanggul laut, juga akan mengurangi rob dan abrasi di utara Semarang. 

Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman mengungkapkan, dari pemaparan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, beberapa waktu lalu, menyebutkan, bahwa tol tersebut juga akan menjadi tanggul laut. Pondasi yang awalnya menggunakan kaki seribu, diubah menjadi pondasi tertutup.

''Program itu juga sudah dipaparkan ke Kementerian PUPR dan mendapat tanggapan positif. Tol ini akan menghubungkan pelabuhan dan kawasan industri di Kendal, dengan pelabuhan, kawasan industri, serta bandara di Semarang,'' ujar Kadar.

Ia menambahkan, butuh biaya tidak sedikit untuk membangun jalan di atas pertambakan pantai utara jawa. Karenanya, niat dari Kementerian PUPR yang siap membantu perlu direspon dengan positif. Apalagi banyak manfaat, salah satunya penanggulangan rob dan abrasi. 

Sementara itu anggota Komisi C, DPRD Kota Semarang, Suharsono menambahkan, ini merupakan keterpaduan pembangunan, antaranya menangani rob dan juga mengurai kemacetan. Adanya tanggul laut, dapat melengkapi program penanganan rob dan banjir yang sudah berjalan, yakni normalisasi BKT, Kali Sringin, dan juga Kali Tenggang. 

''Ini merupakan program prioritas dari Pemerintah Pusat. Saat ini sedang dibangun di Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan. Nantinya akan berlanjut ke Kabupaten Kendal, Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Tol utara ini berbeda dengan tol Trans Jawa yang melewati bagian tengah,'' tambahnya. 

Dengan adanya tol ini, membuat truk-truk dan kendaraan proyek tidak perlu masuk ke jalan utama Semarang-Kendal yang selama ini sangat padat.

''Saya harap pemerintah segera menyelesaikan perencanaannya. Setidak-tidaknya harus selesai pada pertengahan tahun ini. Kemudian segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Karena mendesak, diharapkan, proyek pembangunan tol sudah bisa dimulai 2019,'' ungkapnya

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan SORR Mangkang-Arteri Yos Sudarso akan diubah menjadi jalan tol. Hal itu seiring dengan kebutuhan yang mendesak atas jalur baru karena jalur utama Semarang-Kendal sudah sangat padat. 

''Kementerian PUPR telah menyetujui membantu pembangunan jalan lingkar utara itu. Namun nantinya berupa jalan tol, bukan SORR atau jalan lingkar lagi. Namun konsekuensi yang akan dihadapi, kurang berkembangnya daerah di sekitar tol," kata Hendi.