INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Butsa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergeak pada rentang 6.584-6.635 di perdagangan akhir pekan ini. Pasalnya, setelah kemarin tertahan di posisi 6.615, IHSG berpotensi rebound ke titik resistensi baru di kisaran 6.627-6.635 pada perdagangan hari ini.

“Pergerakan IHSG saat ini masih dapat bertahan di atas titik support di kisaran 6.586-6.594. Kondisi tersebut diharapkan dapat meredam potensi penurunan indeks ke depan sehingga hal itu dapat memberikan kesempatan untuk mengalami rebound,” ujar Reza Priyambada, analis PT Binaartha Parama Sekuritas, di Jakarta, Jumat (26/01/2018).

Kendati demikian, menurut Reza, IHSG masih berpotensi mengalami penurunan untuk meredakan kondisi jenuh beli (overbought) yang masih terlihat pada saat ini. Karena itu, aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan para pelaku pasar karena mamanfaatkan kenaikan indeks sebelumnya patut tetap diwaspadai.

Reza menuturkan, untuk mengantisipasi kondisi tersebut, para pelaku pasar disarankan utnuk mencermati saham-saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Indofarma Tbk (INAF) dan PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID). (Abraham Sihombing)