INDUSTRY.co.id -
Jakarta - Hingga minggu kedua pada bulan Januari 2018, progres pembangunan konstruksi proyek Jalan Tol Serpong-Cinere sudah mencapai 8,6%.
Sementara, progres pengadaan lahan proyek jalan tol yang digarap oleh PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) , anak usaha PT Jasa Marga Tbk (JSMR) ini telah mencapai 61%.
Direktur Utama PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) Silvester Aryan Widodo optimistis, pembangunan fisik proyek jalan tol sepanjang 10,14 kilometer ini dapat rampung dan dioperasikan sesuai target pada 2019 mendatang.
"Sedangkan untuk Seksi I Ruas Serpong Junction-Pamulang/Martadinata Interchange sepanjang 6 km akan ditargetkan rampung untuk pembangunan konstruksinya pada Desember 2018," kata Silvester dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (25/1/2018).
Silvester mengatakan, demi mencapai target yang telah ditetapkan, pihaknya melakukan sejumlah upaya percepatan. Salah satunya dengan mempercepat proses pembebasan lahan. Untuk itu, perusahaan mendanai terlebih dahulu pembebasan lahan yang telah dimulai sejak tahun 2016 hingga sekarang.
Selain itu, PT CSJ bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengkomunikasikan dengan masyarakat dan pemilik tanah di sekitar lokasi pembangunan proyek jalan tol dan penitipan lahan yang tidak ada pemiliknya ke Pengadilan Negeri Tangerang.
Pembangunan jalan tol ini sempat terkendala sejak 2008. Kemudian, mulai dibangun kembali pada September 2017, setelah Jasa Marga bersama dengan Waskita Toll Road (WTR) dan Jakarta Propertindo (Jakpro) mengambil alih saham milik pemegang konsesi sebelumnya.