INDUSTRY.co.id, Jakarta - Masyarakat Indonesia dan Malaysia merupakan negara penganut Muslim. Semua masyarakat Muslim mempunyai larangan untuk tidak mengkonsumi bahan makanan yang haram atau tidak halal.
Hal ini, menjadi salah satu kendala untuk berkunjung ke berbagai negara non Muslim. Salah satunya yaitu jika berkunjung ke Negeri Sakura. Biasanya, mereka yang Muslim masih sulit untuk menemnukan makanan halal. Tetapi, saat ini di Jepang sudah banyak makanan halal untuk membantu mereka yang Muslim menyantap makanan enak di Jepang.
Walaupun sama-sama negara Muslim, masyarakat Indonesia dan Malaysia memiliki perbedaan dengan memilih makanan di negara non Muslim seperti di Jepang.
"Orang Indonesia dan Malaysia itu berbeda dalam hal mencari makanan halal di Jepang," kata Michiko Kannari, selaku Chief Editor Japon Magazine, kepada Industry.co.id, di Citywalk Sudirman, Jakarta pada Senin lalu, (22/1/2018).
Menurutnya, empat atau lima tahun lalu masyarakat Muslim Indonesia dan Malaysia berbeda jauh. Wisatawan Malaysia tidak mau ke Jepang, karena tidak ada makanan atau sulit menemukan makanan yang berlabel halal.
"Kalau wisatawan asal Indonesia, mereka menilai kalau makanan tersebut tidak mengandung babi mereka menilai masih aman untuk dikonsumsi, sedangkan kalau Malaysia jika tidak ada label halalnya mereka tidak mau makan," sambungnya.
Namun, seiring waktu kini banyak sekali destinasi halal atau makanan halal di Jepang yang sudah bersetifikasi halal untuk mempermudah wisatawan Muslim yang berkunjung ke Jepang.
"Ada restoran ramen yang halal di Tokyo, atau mau lebih lengkap lagi bisa mengunjungi situt halalmedia.jp atau di muslim-guide.jp untuk informasi wisata halal lainnya," pungkas Michiko.