INDUSTRY.co.id - Potensi perekonomian laut indonesia diperkirakan mencapai US$ 3 triliun hingga US$ 5 triliun atau setara Rp 36 triliun hingga Rp 60 triliun pertahun berdasarkan laporan dari Badan Pangan Dunia. Selain itu, Indonesia memiliki tiga alur laut kepulauan Indonesia dengan potensi nilai perdagangan yang tinggi.

Dengan potensi nilai perdagangan yang sangat tinggi, dan dua per tiga bagian dari wilayah teritorial Indonesia dikelilingi oleh laut dan letak geografis yang berada di antara dua samudera, yaitu Samudera Hindia dan Pasifik, membuat Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi poros maritim Dunia,kata President Direktur PT UBM Pameran Niaga Indonesia, Rabu (23/11/2016).

Namun, untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah harus terus meningkatkan pembangunan infrastruktur pelabuhan, meningkatkan daya saing industri perkapalan, perikanan dan mendorong pertumbuhan ekspor.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Eddy K Logam mengatakan bahwa industri komponen akan melihat terlebih dahulu kesinambungan dan perkembangan industri galangan.

Industri komponen tidak mau kontrak berjalan hanya satu tahun saja, kemudian untuk tahun berikutnya tidak ada order lagi. Kalau begitu ya buat apa mereka bangun industri komponen. Karena itu, kalau bisa saling bersinergi antara pemerintah, Menko Maritim, Menteri Perindustrian, dan BUMN, kata Eddy.

Banyak perusahaan BUMN yang memproduksi kapal juga. Kami sudah menekankan tidak boleh beli kapal di luar negeri lagi, serta harus melihat kebutuhan sepuluh tahun mendatang seperti apa, harus jelaskan, kata Eddy