INDUSTRY co.id -Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  diperkirakan  akan bergerak tertahan dengan range pergerakan 6370-6455. 

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyodorkan saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya BBNI, BBRI, CPIN, JSMR, LSIP, PGAS, SMGR, TLKM, BJBR.

 

"Pergerakan IHSG secara teknikal bergerak menguat seakan rebound pada support MA5 menguji upper bollinger bands dan channeling pitchfork sebagai resistance terdekat. Indikator stochastic kembali terkonsolidasi pada area deket overbought dan momentum indikator RSI yang tertahan pada mulai menjenuh pada area overbought," ujar dia di Jakarta, Rabu (16/1/2018).

Kemarin, IHSG (+0.74%) ditutup menguat 47.49 poin dilevel 6429.69 mengikuti mayoritas indeks saham di Asia. Sektor infrastruktur (+1.94%) naik dengan saham TRAM (+8.06%), PGAS (+6.52%) dan INDY (+3.81%) memimpin penguatan setelah Optimisme pembentukan holding migas diakhir bulan ini. Investor asing tercatat net buy 116.96 Miliar rupiah dengan saham BBCA dan BMRI yang teramai diburu investor asing.

Mayoritas indeks di Asia menguat. Indeks Nikkei (+1.00%), TOPIX (+0.55%), HangSeng (+1.81%) dan Shanghai (+0.79%) ditutup menguat optimis. Yen menghentikan kenaikan lima hari ditengah peringatan dari mentri keuangan jepang. Harga minyak WTI naik di hari keenam dalam kemenangan terpanjang sejak bulan Juli.

 

Bursa saham di Eropa dibuka mayoritas hijau. Eurostoxx (+0.44%), FTSE (+0.22%), DAX (+0.60%) dan CAC (+0.33%) dibuka menguat. Indikator saham di seluruh dunia optimiss didukung oleh pertumbuhan global yang diseimbangkan setelah digoyang oleh pasar obligasi pekan lalu. Selanjutnya investor akan terfokus pada indeks produksi industri di AS yang terspekulasi meningkat pada bulan Desember 2016, Data penjualan rumah di AS yang mungkin tergelincir dan PDB kuartal ke-4 di Tiongkok.