INDUSTRY co.id -Jakarta - Untuk mengatasi keluhan para pelaku usaha mengenai tarif pelabuhan yang dinilai mahal, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menurunkan tarif pelabuhan.
"Tarif bagaimana mana juga harus kita consider (mempertimbangkan), kita harus mereduce, kita sepakat untuk menurunkan tarif-tarif tersebut," kata Budi saat di Kantor Kemenko Ekonomi, Senin (15/1/2018).
Menurut Budi, penurunan tarif pelabuhan ini guna membuat persaingan industri kemaritiman RI bisa kompetitif dengan negara tetangga. Apalagi ketika Budi mendengar tarif pelabuhan di Singapura lebih murah dari Indonesia.
"Kita menurunkan tarif ini guna membuat kompetitif, meskipun masih ada perbedaan tarif yang lebih sedikit," katanya.
Salah satu yang dilihat Budi adalah kondisi pembiayaan di pelabuhan komersial, seperti Pelabuhan Tanjung Priok. Contohnya seperti masalah pengenaan biaya operasional kapal pandu dan kapal tunda yang dinilai mahal.
Budi mengaku, pemerintah berencana menurunkan tarif kapal-kapal besar yang akan masuk ke pelabuhan. Supaya dapat menarik minat kapal-kapal besar untuk bersandar di pelabuhan Indonesia.