INDUSTRY.co.id - Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak terbatas dengan range pergerakan 6290-6375.

Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas menyodorkan saham-saham yang ANTM, BBNI, BBRI, ITMG, JSMR, TLKM, WIKA, BRPT, ERAA.

"IHSG rebound pada level regresi trend dan berhasil break out MA5 secara teknikal. Indikasi positif dari pergerakan cukup terlihatt namun terbatas dimana Indikator stochastic masih bergerak bearish dengan momentum indikator RSI yang masih cenderung tinggi berada di level jenuh beli," kata dia di Jakarta, Senin (8/1/2018).

IHSG (+0.98%) akhir pekan ditutup menguat 61.42 poin dilevel 6353.74 dengan sektor pertambangan (+3.01%) dan konsumsi (+1.71%). Langkah ekspansi emiten tambang hingga Harga minyak dan Batubara yang optimis sejak awal tahun mencapai rekor tertinggi dan Data indeks keyakinan konsumen yang rilis jauh diatas ekspektasi 126.4 dari 122.12 menjadi trigger utama.

Investor asing pun tercatat net buy 359.85 Miliar rupiah dengan saham BMRI, BBCA, ADRO, UNTR dan BBRI yang menjadi teramai dikoleksi.

Bursa saham di Eropa dibuka mengikuti mayoritas indeks saham di Asia dengan optimis diatas 0.5%. Indeks Eurostoxx (+0.76%), FTSE (+0.20%), DAX (+0.87%) dan CAC (+0.68%) dibuka pada sesi pertama dengan penguatan disaat sebagian besar obligasi di Eropa tergelincir dan nilai tukar Euro terkonsolidasi dari penguatan. Sentimen pada minggu depan masih seputar sektor pertambangan dan beberapa data tingkat penjualan ritel.