INDUSTRY co.id -Jakarta - Bukalapak terus mendorong kemajuan UKM Indonesia dengan beragam produk-produk kreatif. Produk-produk kreatif tersebut membutuhkan tempat pemasaran yang tepat agar  dapat dijangkau, salah satunya adalah melalui marketplace.

Advertisement

Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky mengatakan, Bukalapak mempertemukan para penjual dan pembeli untuk bisa bertransaksi baik dalam jumlah besar maupun satuan. Sehingga semua orang bisa berjualan di Bukalapak. 

"Saat ini jumlah pelapak di Bukalapak mencapai lebih dari 2 juta pelapak yang tersebar di seluruh Indonesia. 50 persen dari pelapak kami menjual produk-produk kreatif lokal, artinya mereka ini tergolong memproduksi sendiri semua produk-produk nya baik kerajinan, pangan, fesyen, hobi dan lain-lain yang tergolong non-gadget.” katanya di Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Advertisement

Para UKM merupakan penggerak dalam industri perdagangan tanah air.  Dengan usaha pemerintah untuk memberikan dukungan bagi para pelaku UKM, termasuk pelaku ekonomi kreatif, Bukalapak ingin turut berkontribusi untuk membantu pemasaran para pelaku UKM melalui pemanfaatan platform digital.

Achmad Zaky menambahkan, Bukalapak menyadari persaingan produk-produk asing dan lokal ini sangat kuat, sehingga pihaknya selalu melakukan pembinaan pada pelapak-pelapak khususnya yang tergabung dalam komunitas Bukalapak. "Kami ingin menaikkelaskan para pelapak Bukalapak agar baik kualitas maupun kecepatan pengiriman tidak mengecewakan para pembeli," ungkapnya.

Advertisement

Bukalapak secara konsisten memberikan pembekalan kepada perwakilan komunitas dari setiap kota yang bertujuan untuk menyiapkan mereka sebagai pemimpin dan trainer di dalam komunitasnya untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas mereka, anggota komunitas, dan masyarakat sekitar dalam hal berbisnisonline.

Dengan jumlah komunitas Bukalapak tersebar di 80 kota di seluruh Indonesia, Bukalapak ingin terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menggunakan Bukalapak sebagaimarketplace dalam meningkatkan bisnis mereka.

Advertisement