INDUSTRY co.id -Kupang - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)  bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (BNI) mendorong gerakan transaksi nontunai (GNT) di pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan memberlakukan transaksi non tunai saat masuk ke lingkungan pelabuhan Tenau Kupang.

"Penggunaan kartu uang elektronik di pintu masuk pelabuhan itu diharapkan dapat mempercepat ketika pembayaran masuk pelabuhan. Kartu ini lebih efisien karena tidak perlu menyiapkan uang kembalian serta rekam jejak transaksi bisa termonitor dengan baik," ujar General Manager Pelindo III Tenau Kupang, I Putu Sukadana, dalam sambutannya di acara peresmian transaksi non tunai di kantor Pelindo III Tenau.

Pelabuhan Tenau Kupang adalah pelabuhan ke-5 setelah Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Banjarmasin, dan Pelabuhan Benoa Bali yang telah menggunakan transaksi non tunai untuk pintu masuk ke pelabuhan.  

Putu menjelaskan, kartu tapcash BNI yang diberi nama e-port bisa digunakan untuk pengguna jasa pelabuhan di lingkungan Pelindo III. "Ini merupakan sinergi antar BUMN yang dapat membantu pengembang bisnis kedua perusahaan. Kami akan menerapkan aturan pembayaran gate dengan menggunakan kartu ini," tambah Putu.

Ia menambahkan, selama ini sinergi antar BUMN dengan BNI telah turut membangun Integrated Payment System di Pelindo III yang merupakan solusi cash management meliputi Billing System, Autocollection, dan E-Port TapCash.

"Kerja sama dengan Pelindo III ini merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dilakukan dalam Integrated Billing System, yaitu pengelolaan layanan kapal dan layanan bongkar muat barang dengan satu sistem yang terintegrasi," ungkap Putu.

Pada kesempatan yang sama, Pemimpin BNI Cabang Kupang, I Gede Wirata  mengungkapkan bahwa kartu e-Port bisa diisi ulang melalui ATM BNI berlogo TapCash, Kantor Cabang BNI, BNI SMS Banking, dan Electronic Data Capture (EDC) yang disediakan dilingkungan pelabuhan.